PRARANCANGAN PABRIK BAHAN BAKAR PADAT DARI LIMBAH PADAT KELAPA SAWIT DENGAN KAPASITAS 25.000 TON/TAHUN (Perancangan Reaktor Karbonisasi (R-201))

ALIP TANIA PUTRI , 1215041005 (2017) PRARANCANGAN PABRIK BAHAN BAKAR PADAT DARI LIMBAH PADAT KELAPA SAWIT DENGAN KAPASITAS 25.000 TON/TAHUN (Perancangan Reaktor Karbonisasi (R-201)). FAKULTAS TEKNIK , UNIVERSITAS LAMPUNG .

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (91Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3913Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (1646Kb) | Preview

Abstrak

Pabrik Bahan Bakar Padat dari Limbah Padat Kelapa Sawit, akan didirikan di Desa Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung. Pabrik ini berdiri dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku, sarana transportasi yang memadai, tenaga kerja yang mudah didapatkan dan kondisi lingkungan. Pabrik direncanakan memproduksi Bahan Bakar Padat sebanyak 25.000 ton/tahun, dengan waktu operasi 24 jam/hari, 330 hari/tahun. Bahan baku yang digunakan adalah Limbah Padat kelapa sawit berupa Cangkang Sawit sebanyak 5.128,64 kg/jam, Tandan Kosong Kelapa Sawit sebanyak 8.449,39 kg/jam dan Molasses sebanyak 290,40 kg/jam. Penyediaan kebutuhan utilitas pabrik Bahan Bakar Padat berupa pengadaan air, steam, listrik, udara instrumen, dan kebutuhan bahan bakar. Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT) menggunakan struktur organisasi line dan staff dengan jumlah karyawan sebanyak 163 orang. Dari analisis ekonomi diperoleh: Fixed Capital Investment (FCI) = Rp 92.088.247.673 Working Capital Investment (WCI) = Rp 4.846.749.878 Total Capital Investment (TCI) = Rp 96.934.997.551 Break Even Point (BEP) = 42,94 % Shut Down Point (SDP) = 27,2 % Pay Out Time before taxes (POT) = 2,6 tahun Pay Out Time after taxes (POT) b = 3,1 tahun Return on Investment before taxes (ROI) Return on Investment after taxes (ROI) a b = 27,92 % = 21,63 % Discounted Cash Flow (DCF) = 30,01 % a Mempertimbangkan paparan di atas, sudah selayaknya pendirian pabrik Bahan Bakar Padat dari Limbah Padat Kelapa Sawit ini dikaji lebih lanjut, karena merupakan pabrik yang menguntungkan dan mempunyai masa depan yang baik. ABSTRACT Solid Fuel plant with raw materials Palm Kernel Oil, Empty Fruit Bunch and Molasses will be build in Simpang Pematang village, Mesuji, Lampung. Establishment of this plant in Simpang Pematang village due to raw material resources, transportation, labors and also environmental condition. This plant will produce 25.000 tons/year, with time of operation 24 hours/day, and 330 days on a year. The raw material which use are Palm Kernel Oil 5.128,64 kg/hour, Empty Fruit Bunch 8.449,39 kg/hour and molasses 290,40 kg/hour. This plant has utility units which the function are for water supply, steam, power generation, air supply, and fuel supply. The bussines entity of this plant is limited liability company (PT) and using line and staff structure with 163 labors. From financial annalyze: Fixed Capital Investment (FCI) = Rp 92.088.247.673 Working Capital Investment (WCI) = Rp 4.846.749.878 Total Capital Investment (TCI) = Rp 96.934.997.551 Break Even Point (BEP) = 42,94 % Shut Down Point (SDP) = 27,2 % Pay Out Time before taxes (POT) = 2,6 tahun Pay Out Time after taxes (POT) b = 3,1 tahun Return on Investment before taxes (ROI) Return on Investment after taxes (ROI) a b = 27,92 % = 21,63 % Discounted Cash Flow (DCF) = 30,01 % a Consider the summary above, it is proper establishment of Solid Fuel plant from palm oil solid waste is studied further, because the plant is profitable and has good prospects.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Q Science (General) > QD Chemistry
Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi (General)
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Teknik Kimia
Depositing User: 07365225 . Digilib
Date Deposited: 09 Feb 2018 03:50
Last Modified: 09 Feb 2018 03:50
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/30280

Actions (login required)

View Item View Item