PERANAN LAKSAMANA CHENG HO DALAM PENYEBARAN AGAMA ISLAM DI SEMARANG TAHUN 1403-1433

Dimas Yulian Putra, 1413033018 (2018) PERANAN LAKSAMANA CHENG HO DALAM PENYEBARAN AGAMA ISLAM DI SEMARANG TAHUN 1403-1433. Fakultas FKIP, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK.pdf

Download (78Kb) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1261Kb)
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (990Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK PERANAN LAKSAMANA CHENG HO DALAM PENYEBARAN AGAMA ISLAM DI SEMARANG TAHUN 1403-1433 Oleh : Dimas Yulian Putra Pada awal abad ke-15 Kaisar Zhu Di memerintahkan supaya dilakukan pelayaranpelayaran ke Samudra Hindia. Karena Cheng Ho berprestasi sangat baik, ia dipilih sebagai laksamana untuk memmpin pelayaran jauh. Tujuan Kaisar Zhu Di mengutus Cheng Ho untuk berlayar ke Samudra Hindia adalah sebagai berikut. Pertama, dengan melakukan politik kerukunan dan persahabatan dengan negaranegara asing. Menurut Kaisar Zhu Di, rakyat, rakyat di segala penjuru dunia adalah sekeluarga. Kedua, mendorong perniagaan antara Tiongkok dengan negara-negara asing, ketika Kaisar Zhu Di naik tahta segera dikirim utusan-utusan dari Tiongkok ke berbagai negeri asing termasuk rombongan pedagang yang masuk ke Tiongkok akan disambut dengan hangat dan halus. Ketiga, dilarang penduduk sepanjang pantai Tiongkok merantau ke luar negeri tanpa izin, maksudnya antara lain agar bajak laut dari Jepang yang sering mengganggu keamanan pantai Tiongkok menjadi terpencil.Berdasarkan uraian di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah Peranan Laksamana Cheng Ho Dalam Penyebaran Agama Islam Di Semarang Tahun 1403-1433? Tujuan penulis dalam penelitian ini, adalah untuk mengetahui apa saja Peranan Laksamana Cheng Ho Dalam Penyebaran Agama Islam Di Semarang Tahun 1403-1433. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil yang didapat oleh peneliti mengenai Islamisasi Cheng Ho Di Semarang antara lain Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) pada awal abad ke- 15 kekuasaan Kerajaan Majapahit mulai melemah setelah wafatnya raja Hayam Wuruk serta terjadinya perpecahan dan perang di kalangan keluarga raja-raja dalam perebutan kekuasaan hingga mengalami keruntuhan pada tahun 1478 Masehi (2) Cheng Ho lahir pada tahun Hong Wu ke- 4, atau 1371 di daerah Kunyang, provinsi Yunnan. Cheng Ho berasal dari suku Hui, yaitu salah satu etnis minoritas di Tiongkok yang identik dengan muslim. Cheng Ho adalah anak ketiga dari pasangan Ma Hazhi (Haji Muhammad) dan Wen. Ayah Cheng Ho bernama Ma Haji ( 1344-1382 M) dan ibunya bernama Oen. Cheng Ho adalah Laksamana yang dipilih Kaisar Zhu Di untuk memimpin pelayaran ke samudera Barat (3) Selain untuk memperkenalkan budaya Tionghoa dan berniaga, Cheng Ho juga melakukan syiar agama Islam. Peranan Laksamana Cheng Ho dalam penyebaran agama Islam di Semarang pada abad ke-15 terlihat adanya keharmonisan di tengah masyarakat Jawa yang ditandai dengan akulturasi antara nilai-nilai Tiongkok, Jawa, dan Islam secara harmonis, hal ini terbukti dengan terjadinya “Sino-Javanese Muslim Cultures” di Jawa yang membentang dari Banten, Jakarta, Cirebon, Semarang, Demak, Jepara, Lasem sampai Gresik dan Surabaya. Bentuk Sino-Javanese Muslim Cultures tidak hanya tampak dalam berbagai bangunan peribadatan Islam yang menunjukan unsur Jawa, Islam, Cina tetapi juga berbagai seni atau sastra (batik, ukir) dan unsur kebudayaan lain, salah satunya yaitu bangunan masjid yang berbentuk klenteng yang bernama Kelenteng Sam Po Kong yang dulunya digunakan oleh umat Islam untuk beribadah (sekarang digunakan untuk beibadah agama Hindu).. Disimpulkan bahwa Peranan Laksmaana Cheng Ho Dalam Menyebarkan Agama Islam Di Semarang antara lain Bidang Perkawinan,Para pedagang yang sudah menetap itu kedudukan ekonomi dan sosialnya semakin baik.Mereka menjadi kaya dan terhormat, tetapi keluarganya tidak dibawa serta.Para pedagang itu kemudian mengawini gadis-gadis setempat dengan syarat mereka harus masuk Islam,Bidang Perdagangan Di perkampungan itu, ada beberapa orang yang melakukan proses islamisasi yang dibantu para pedagang muslim untuk lebih mengenal Islam. Bidang Seni Budaya, Cheng Ho telah meninggalkan warisan abadi berupa pertukaran budaya lintas-benua antara Timur dan Barat

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: L Education > L Education (General) = Pendidikan
Program Studi: Fakultas KIP > Prodi Pendidikan Sejarah IPS
Depositing User: 58561130 . Digilib
Date Deposited: 02 Apr 2018 08:43
Last Modified: 02 Apr 2018 08:43
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/30847

Actions (login required)

View Item View Item