PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN HIGHER ORDER THINKING SKILLS FISIKA SMA MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI TERBIMBING

Abdul Malik, 1423022001 (2018) PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN HIGHER ORDER THINKING SKILLS FISIKA SMA MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI TERBIMBING. Masters thesis, UNIVRSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (28Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (547Kb) | Preview
[img] File PDF
TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (854Kb)

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen Higher Order Thinking Skills (HOTS) fisika SMA menggunakan model Inkuiri Terbimbing. Desain pengembangan yang digunakan adalah metode Research and Development dengan model pengembangan Borg and Gall (1989) yang dilaksanakan dalam 7 tahap, terdiri atas: (1) penelitian pendahuluan, (2) perencanaan, (3) desain produk, (4) validasi produk, (5) revisi produk (6) uji coba produk, dan (7) produk Akhir. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Kotagajah pada bulan Nopember sampai Desember 2016. Subjek pengembangan produk terdiri dari ahli materi, ahli instrumen, dan bahasa. Uji ahli materi untuk mengevaluasi isi materi pembelajaran, uji ahli instrumen dan bahasa untuk mengevaluasi konstruksi dan bahasa. Subjek uji coba produk yaitu satu kelas yang diambil sebagai sampel penelitian yang mewakili populasi target untuk asesmen HOTS. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Kesimpulan penelitian adalah: Instrumen asesmen dikembangkan pada kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi pada materi listrik arus searah. Instrumen asesmen memiliki karakteristik sebagai instrumen yang memenuhi syarat digunakan untuk mengukur, yakni: memenuhi validitas isi materi 83%, konstruksi 85% dan bahasa 84%. Reliabilitas 0,96, tingkat kesulitannya 0,28 - 0,78, daya beda 0,44 - 1,00. Siswa dengan pembelajaran model inkuiri terbimbing mempunyai rata-rata HOTS lebih baik dibandingkan siswa dengan pembelajaran model diskoveri. . Kata kunci: Asesmen, Higher Order Thinking Skills, Inkuiri Terbimbing. abstract This research aims to development a higher order thinking skills (HOTS) assessment of high school by guided inquiry model. Research design used the research and Development method by Borg and Gall (1989) model implemented in 7 stages, consisting of: (1) preliminary research, (2) planning, (3) product design, (4) product validation, (5) product revisions (6) product trials, and (7) final items. The research was conducted at SMA Negeri 1 Kotagajah in November until December 2016. The subject of product development consists of material experts, instrument experts, and languages. Test material experts to evaluate the content of learning materials, test instrument and language experts to evaluate construction and language. The product tested is a class taken as a sample of research that represents the target population for the HOTS assessment. Data were analyzed descriptively quantitative. The conclusions of the study were: Assessment instruments developed on the ability to analyze, evaluate, and create for direct current electric materials. Assessment instruments have characteristics as a qualified instrument used to measure, ie: fulfilling the material content validity of 83%, 85% construction and 84% language. Reliability 0.96, item difficulty 0.28 - 0.78, item discrimination 0.44 - 1.00. Students who are taught by guided inquiry models average HOTS better than students who are taught by discovery model. Keywords: Assessment, Higher Order Thinking Skills, Guided Inquiry

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan
Program Studi: FKIP > Prodi Magister Pendidikan Fisika
Pengguna Deposit: 08573611 . Digilib
Date Deposited: 23 May 2022 08:57
Terakhir diubah: 23 May 2022 08:57
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/30903

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir