PRARANCANGAN PABRIK BIOETANOL DARI MOLASE BERKAPASITAS 30.000 TON/TAHUN (Tugas Khusus Prarancangan Fermentor (RE-202))

Ulfa Octi Rezkiani, 1215041051 (2018) PRARANCANGAN PABRIK BIOETANOL DARI MOLASE BERKAPASITAS 30.000 TON/TAHUN (Tugas Khusus Prarancangan Fermentor (RE-202)). FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK.pdf

Download (92Kb) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3935Kb)
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1842Kb) | Preview

Abstrak

Bioetanol merupakan produk yang memiliki banyak kegunaan antara lain bahan baku pembuatan senyawa kimia lain, antiseptik, bahan bakar kendaraan bermotor, dan sebagainya. Kebutuhan dalam negeri akan bioetanol meningkat seiring waktu sehingga dibutuhkan pabrik yang mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan sisanya dapat diekspor untuk meningkatkan devisa negara. Pabrik Bioetanol ini direncanakan didirikan di Bandar Mataram, Lampung Tengah, Provinsi Lampung dengan kapasitas 30.000 ton/tahun. Bahan baku yang digunakan adalah molase sebanyak 15.542,74 kg/jam. Pabrik beroperasi 24 jam/hari, 330 hari/tahun. Kebutuhan utilitas diantaranya adalah unit penyediaan air dan steam, unit penyediaan listrik, unit penyediaan bahan bakar, dan unit penyediaan udara tekan. Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas yang berstruktur organisasi line and staff dengan kebutuhan karyawan 178 orang. Dari analisisi ekonomi diperoleh: Fixed Capital Investment (FCI) = Rp 320.354.364.471 Working Capital Investment (WCI) = Rp 56.533.123.142 Total Capital Investment (TCI) = Rp 376.887.487.613 Break Even Point (BEP) = 42,83% Shut Down Point (SDP) = 21,32% Pay Out Time after taxes (POT)a = 2,94 tahun Return on Investment after taxes (ROI)a = 20,41% Discounted cash flow (DCF) = 28,89% Hasil studi kelayakan teknik dan ekonomi menyatakan bahwa pendirian Pabrik Bioetanol layak dikaji lebih lanjut karena menguntungkan dan mempunyai masa depan yang baik. Kata Kunci : Bioetanol, Molase, Fermentasi Bioethanol is a product that has many uses such as raw materials for other chemical substances, antiseptic, biofuel and so forth. Domestic demand for bioethanol increases that the plant is needed to meet domestic demand and can be reliable to increase the country's foreign exchange. The Bioethanol Plant is planned to be established in Bandar Mataram, Central Lampung, Lampung Province with a capacity of 30,000 tons/year. The raw material used is molasses as much as 15.542,74 kg/hour. The supplies of plant’s utility are: water treatment, steam, power generation, electricity, fuel, and pressed air supply system. The company entity form is Limited Liability Company (PT) with line and staff organization structure. Total labors are 178 people. Plant’s economic studies are: Fixed Capital Investment (FCI) = Rp 320.354.364.471 Working Capital Investment (WCI) = Rp 55.276.404.873 Total Capital Investment (TCI) = Rp 56.533.123.142 Break Even Point (BEP) = 42,83% Shut Down Point (SDP) = 21,32% Pay Out Time after taxes (POT)a = 2,94 years Return on Investment after taxes (ROI)a = 20,41% Discounted Cash Flow (DCF) = 28,89% The result of technical and economic feasibility study is feasible and need further analysis, because the plant is profitable with good sustainability. Key Word : Bioethanol, Molasses, Fermentation

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Q Science (General) > QD Chemistry
Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi (General)
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Teknik Kimia
Depositing User: 201828198 . Digilib
Date Deposited: 20 Apr 2018 09:27
Last Modified: 20 Apr 2018 09:27
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/30955

Actions (login required)

View Item View Item