PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN DUA JENIS PUPUK HAYATI PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)

KORY DIAN ISWARI, 1314121098 (2018) PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN DUA JENIS PUPUK HAYATI PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.). UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS PERTANIAN.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (15Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (542Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (434Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif. Permintaan bawang merah akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk. Upaya penerapan teknologi yang sesuai untuk meningkatkan hasil produksi bawang merah yaitu pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh kombinasi dosis pupuk kandang kambing dan dua jenis pupuk hayati Bio Max Grow (BMG) dan Liquid Organic Biofertilizer (LOB) pada pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah; (2) mengetahui kombinasi terbaik dari delapan kombinasi antara empat dosis pupuk kandang kambing dan dua jenis pupuk hayati BMG dan LOB pada pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Rancangan perlakuan dalam penelitian ini adalah tunggal yang merupakan kombinasi antara dosis pupuk kandang kambing dan jenis pupuk hayati dan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Homogenitas ragam antarperlakuan diuji dengan menggunakan Uji Barlett dan aditivitas data diuji dengan menggunakan Uji Tukey untuk menguji keabsahan analisis ragam. Jika analisis ragam telah memenuhi asumsi maka pemisahan nilai tengah perlakuan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kombinasi pupuk kandang kambing dosis 0 sampai 20 ton/ha dan jenis pupuk hayati (BMG atau LOB) menghasilkan pertumbuhan yang relatif sama (tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot kering brangkasan) tetapi ada perbedaan dalam hasil bawang merah (jumlah umbi, diameter umbi, bobot basah umbi, dan bobot kering angin umbi); (2) pupuk kandang kambing 20 ton/ha dan pupuk hayati BMG menghasilkan nilai tertinggi pada variabel jumlah umbi, diameter umbi, bobot basah umbi, dan bobot kering angin umbi dengan hasil bawang merah sebesar 5,064 ton/ha. Kata kunci: bawang merah, pupuk hayati, pupuk kandang kambing

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > Budidaya tanaman
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Agroteknologi
Pengguna Deposit: 201889640 . Digilib
Date Deposited: 25 Jun 2018 06:57
Terakhir diubah: 25 Jun 2018 06:57
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/31718

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir