RESOLUSI KONFLIK TRANSPORTASI DALAM JARINGAN DAN TRANSPORTASI KONVENSIONAL DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017 (STUDI KONFLIK GO-JEK DAN PERSATUAN OJEK BANDAR LAMPUNG)

AL ARAAF YUSUF, 1416021007 (2018) RESOLUSI KONFLIK TRANSPORTASI DALAM JARINGAN DAN TRANSPORTASI KONVENSIONAL DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017 (STUDI KONFLIK GO-JEK DAN PERSATUAN OJEK BANDAR LAMPUNG). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK.pdf

Download (41Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (949Kb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (648Kb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor penyebab konflik, dampak akibat konflik, serta solusi konflik internal dan eksternal dalam penyelesaian konflik antara Go-jek dan Pokbal di Kota Bandar Lampung. Adapun metode penelitian yang digunakan metode kualitatif deskriptif, jenis datanya data primer dan sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, konflik yang terjadi disebabkan oleh faktor keterbatasan sumber (penumpang), pemenuhan kebutuhan yang terhambat, komunikasi yang tidak baik, perasaan dan emosi, tujuan yang berbeda, kegagalan pemerintah mengantisipasi perkembangan inovasi teknologi dan informasi serta media sosial disalahgunakan menjadi tempat perluasan konflik. Konflik ini telah menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positif yaitu bertambahnya solidaritas in-group, membuat berbagai pihak menyadari ada banyak masalah. Dampak negatif yaitu kerugian secara materiil, membawa dampak psikologis terhadap korban sweeping dan intimidasi yang dilakukan Pokbal serta psikologi Pokbal sendiri tertekan setelah adanya transportasi daring di Kota Bandar Lampung. Solusi konflik internal antara Go-jek dan Pokbal yaitu solusi sementara gencatan senjata, sedangkan solusi konflik eksternal telah dilakukan lembagalembaga Pemerintah Kota Bandar Lampung seperti pihak Kepolisian, DPRD, dan Dinas Perhubungan yaitu melalui proses mediasi namun belum maksimal karena pihak Pemerintah Kota Bandar Lampung belum turun tangan langsung menyelesaikan konflik ini sehingga proses mediasi sebagai resolusi konflik yang dilakukan selama ini cenderung mengalami kebuntuan karena mediator tidak tegas sehingga pihak yang terlibat konflik tetap dengan keinginannya masingmasing. Kata kunci: Konflik, faktor dan dampak konflik, solusi konflik. ABSTRACT This research is aimed to find out the causal factor of conflict, impact of conflict, and solution of internal and external conflict in settling conflict between Go-jek and Pokbal in Bandar Lampung City. The research method used qualitative descriptive method, data type of primary and secondary data obtained by using the method of interview, observation, and documentation. The results show that conflicts are caused by factors of limited resources (passengers), impeded needs, poor communication, feelings and emotions, different goals, government failures anticipate the development of technological innovation and information and social media is misused to place the expansion of conflict . This conflict has had a positive and negative impact. The positive impact is increased in-group solidarity, making the various parties realize there are many problems. Negative impacts are material losses, bringing psychological impacts on sweeping and bullying victims conducted Pokbal and Pokbal psychology itself depressed after the existence of online transportation in the city of Bandar Lampung. The internal conflict solution between Go-jek and Pokbal is a temporary ceasefire solution, while the external conflict solution has been done by the institutions of the City Government of Bandar Lampung such as the Police, DPRD, and the Transportation Department through mediation process but not maximized because the Bandar Lampung City Government has not intervened directly resolve this conflict so that the mediation process as a conflict resolution that has been done till this time tends to stalemate because mediator is not firmly so that party to conflict remain with their desire respectively. Keywords: Conflict, conflict factors and impacts, conflict solutions.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > H Social Sciences (General)
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan
Pengguna Deposit: 201824547 . Digilib
Date Deposited: 28 Jun 2018 07:04
Terakhir diubah: 28 Jun 2018 07:04
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/31804

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir