KAJIAN SUHU YANG BERBEDA TERHADAP DAYA TETAS DAN PERKEMBANGAN TELUR IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus)

NURUL ZIKRA NASKUROH, 1414111057 (2018) KAJIAN SUHU YANG BERBEDA TERHADAP DAYA TETAS DAN PERKEMBANGAN TELUR IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus). FAKULTAS PERTANIAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (17Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1111Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1111Kb) | Preview

Abstrak

Suhu berpengaruh signifikan terhadap daya tetas dan larva ikan. Suhu tinggi dapat mengganggu aktivitas enzim, suhu rendah dapat mempengaruhi metabolisme telur dan menghambat proses penetasan pada telur dan perkembangan larva. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap hasil daya tetas, perkembangan embrio dan lama waktu penetasan telur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (25 ℃, 26 ℃, 27 ℃ dan 28 ℃) dan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi perkembangan embrio telur, daya tetas telur, dan lama waktu penetasan telur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik rgam dilanjutkan dengan uji lanjut BNT (Beda Nytaa Terkecil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap daya tetas telur, dan lama waktu penetasan telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tetas tertinggi dengan nilai 93% pada suhu 26℃ , kelangsungan dan lama waktu penetasan telur tercepat dengan nilai 12,93 jam pada suhu 26℃. Kata kunci: Ikan Tawes, Suhu, Daya tetas, Kelangsungan hidup, Lama waktu penetasan telur. DIFFERENT TEMPERATURE ON THE HATCHING RATE AND DEVELOPMENT ON SILVER BARB (Barbonymus gonionotus) Temperature has significant effect on hatching rate and fish larvae. High temperatures can disrupt enzyme activity, low temperatures can affect egg metabolism and inhibit hatching process in eggs and larvae development. This research was conducted to determine the effect of temperature on hatching rate, embryo development and egg hatching time of silver barb. This study used Completely Randomized Design (CRD) with four treatments (25 ℃, 26 ℃, 27 ℃ and 28 ℃) and three replications. Parameters observed included the development of egg embryo, egg hatching rate, and hatching time. The data obtained were analyzed using a fingerprint analysis followed by a further test of Least Significant Different (LSD). The results showed that the temperature had significant effect (P <0.05) to hatching rate and hatcing time. The results showed that the highest hatching rate with a value of 93% at 26 ℃, mean while the fastest hatching time with a value of 12.93 hours at a temperature of 26 ℃. Keywords : Silver barb, Temperature, Hatching rate, Hatching time

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya . Perikanan . Angling
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Budidaya Perairan
Depositing User: 201820958 . Digilib
Date Deposited: 23 Jul 2018 04:11
Last Modified: 23 Jul 2018 04:11
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/32239

Actions (login required)

View Item View Item