PENGARUH LAMA PENYIMPANAN PADA KEMUNDURAN BENIH TIGA GENOTIPE SORGUM (Sorghum bicolor [L.] Moench) YANG DISIMPAN DENGAN KADAR AIR AWAL RENDAH DALAM SUHU KAMAR

KURNIA KORIATUN NISA, 1414121122 (2018) PENGARUH LAMA PENYIMPANAN PADA KEMUNDURAN BENIH TIGA GENOTIPE SORGUM (Sorghum bicolor [L.] Moench) YANG DISIMPAN DENGAN KADAR AIR AWAL RENDAH DALAM SUHU KAMAR. UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS PERTANIAN.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (20Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (674Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (520Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Ketersediaan benih sorgum (Sorghum bicolor [L.] Moench) yang memiliki viabilitas tinggi diharapkan terjadi dengan perlakuan benih yang baik selama penyimpanan. Benih yang disimpan dalam suhu rendah akan memiliki perburukan benih yang lebih lambat daripada yang disimpan pada suhu kamar. Tetapi akan membutuhkan biaya tinggi untuk menyediakan fasilitas pendingin ruangan. Masalah yang muncul adalah bagaimana mempertahankan viabilitas benih selama penyimpanan tiga genotipe dengan menggunakan penyimpanan suhu ruang dengan kadar air awal yang rendah. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan viabilitas benih dari tiga genotipe sorgum selama penyimpanan yang disimpan dengan kadar air benih yang rendah. Penelitian ini menggunakan dua faktor perlakuan yang diterapkan dalam rancangan kelompok teracak lengkap (RKTL) dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah tiga genotipe sorgum: yaitu Super-1, P / F-5-193C, dan GH-6. Faktor kedua adalah periode penyimpanan: yaitu 0 bulan, 4 bulan, dan 12 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tingkat kemunduran benih yang berbeda antara genotipe sorgum yang ditunjukkan oleh perkecambahan awal. Periode penyimpanan secara signifikan mempengaruhi viabilitas benih sorgum selama penyimpanan yang ditunjukkan oleh variabel benih mati, total kecambah normal, kecepatan perkecambahan, dan perkecambahan awal. Benih sorgum P / F-5-193C memiliki tingkat kemunduran benih lebih rendah daripada Super-1 dan GH-6. Persentase bibit normal menurun selama periode penyimpanan dari 96,22% pada penyimpanan awal menjadi 66,22% setelah 4 bulan, dan menjadi 54,13% setelah periode penyimpanan 12 bulan. Kata kunci: benih, genotipe, kemunduran benih, sorgum. ABSTRACT The availability of sorghum seeds (Sorghum bicolor [L.] Moench) that have high viability is expected to occur with good seed treatment during storage. Seeds stored in low temperature will have slower seed deterioration than those stored at room temperatures. But it will need high cost to provide the air conditioner facility. The problem that arises is how to maintain the seed viability during storage of three genotypes by using room temperature storage with low initial moisture content,. The purpose of this experiment was to determine seed viability of three sorghum genotypes during storage that stored with low intial moisture content. This research used two treatment factors applied in randomized complate block design (RCBD) with three replicates. The first factor was three sorghum genotypes: that were Super-1, P/F-5-193C, and GH-6. The second factor was storage periods: that were 0 month, 4 months, and 12 months. The results showed that there was different deterioration rate among sorghum genotypes, represented by early germination. Storage periods significantly affected sorghum seed viability during storage that were represented by variables of dead seed, normal seedling, speed of germination, and early germination. Sorghum seed of P/F-5-193C had lower seed deterioration rate than Super-1 and GH-6. Percentage of normal seedling decreased continuously during storage period from 96,22% at initial storage to 66,22% after 4 months, and to 54,13% after 12 months storage periods. Keywords: deterioration, genotype, seed, sorghum.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > Budidaya tanaman
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Agroteknologi
Pengguna Deposit: 201857205 . Digilib
Date Deposited: 06 Aug 2018 03:54
Terakhir diubah: 06 Aug 2018 03:54
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/32608

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir