LAJU DAN DURASI PERKEMBANGAN LARVA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) PADA HIBRIDA HASIL PERSILANGAN RESIPROKAL POPULASI ACEH DAN STRAIN SIRATU

ISTIQOMAH NUR AINI , 1414111032 (2018) LAJU DAN DURASI PERKEMBANGAN LARVA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) PADA HIBRIDA HASIL PERSILANGAN RESIPROKAL POPULASI ACEH DAN STRAIN SIRATU. UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS PERTANIAN.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1664Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1664Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Budidaya udang galah sangat diminati dan berkembang pesat karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Permasalahan yang timbul yakni pengendalian terhadap kualitas genetik udang galah menjadi turun terutama pada produksi larva tanpa diikuti manajemen induk yang baik, upaya yang dapat dilakukan yaitu perbaikan genetik melalui kegiatan persilangan induk (hibridisasi) untuk menghasilkan larva dengan kualitas unggul. Hibridisasi intraspesifik menggunakan udang galah populasi Aceh (A) dan strain Siratu (R) dilakukan secara resiprokal (RA dan AR) dan galur murni (RR dan AA). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persilangan resiprokal udang galah populasi Aceh dan strain Siratu terhadap laju dan durasi perkembangan larva yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larva hasil persilangan dengan metode resiprokal hibrida Siratu x Aceh (RA) dengan nilai laju perkembangan 9,87 dan durasi perkembangan 27 hari lebih baik dibandingkan hibrida Aceh x Siratu (AR) dengan nilai laju perkembangan 9,78 dan durasi perkembangan 30 hari untuk mencapai post larva. Hasil persilangan hibridisasi RA dan AR lebih lama dibandingkan inbrida Siratu x Siratu (RR) tetapi lebih cepat dibandingkan dengan inbrida Aceh x Aceh (AA) sebagai tetua. Kata kunci : Hibridisasi intraspesifik, Perkembangan, Resiprokal, Udang galah ABSTRACT Giant freshwater shrimp culture were very interested and booming because it has economic values. The problems of control over the genetic qualities giant freshwater shrimp will fall especially on the promotion of production management larvae without followed a good parent, efforts to be carried out is to genetic improvement through the activities of a cross parent (hybridization) in order to produce larvae with a superior quality. Intraspecifik hybridization use giant freshwater shrimp, Aceh population (A) and Siratu strain (R) should be conducted in resiprokal (RA and RA) and pure line (RR and AA). This study aims to assess a cross resiprokal percent Giant freshwater shrimp of the aceh population and siratu strain against the rate and duration of the development larvae of which produced.The result of research show that the larvae of crossbreeding with a method of hybrid resiprokal Siratu x Aceh (RA) with a value of growth rate up 9,87 and duration of the development of 27 day has better effort than hybrid Aceh x Siratu (AR) with a value of growth rate up 9,78 and duration of the development of 30 day in order to achieve post larvae. The results of a cross hybridization RA and AR longer than inbrida Siratu x Siratu (RR) but faster compared to inbrida Aceh Aceh x (AA) as an elder. Keyword: Development, Giant freshwater shrimp, Intraspecifik hybridization, Respirokal

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya . Perikanan . Angling
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Budidaya Perairan
Depositing User: 201897631 . Digilib
Date Deposited: 04 Sep 2018 07:47
Last Modified: 04 Sep 2018 07:47
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/33098

Actions (login required)

View Item View Item