PERJUANGAN RAKYAT PADA MASAAGRESI MILITERBELANDA II TAHUN 1949 DI KAWEDANAN KALIANDA

Selly Anggraini, 1013033019 (2014) PERJUANGAN RAKYAT PADA MASAAGRESI MILITERBELANDA II TAHUN 1949 DI KAWEDANAN KALIANDA. FAKULTAS KIP, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PERNYATAAN.pdf

Download (79kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSEMBAHAN.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR LAMPIRAN.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (118kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (369kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (90kB) | Preview

Abstract

Setelah kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia langsung berhadapan dengan masalah, yaitu mempertahankan kemerdekaan yang baru dicapai dari ancaman bangsa asing yang berusaha untuk menguasai Indonesia kembali. Tanggal 1 Januari 1949 Pasukan Belanda berhasil menduduki Kota Tanjungkarang-Telukbetung. Pada saat itu hubungan antara Daerah Kalianda dengan pemerintahan Karesidenan Lampung dikatakan terputus, Kawedanan Kalianda menjadi sebuah daerah terpencil yang sanggup mempertahankan diri dalam menghadapi segala kemungkinan yang datang dari pihak Belanda. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakahproses perjuangan rakyat dalam menghadapi Agresi Militer Belanda II Tahun 1949 di Kawedanan Kalianda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian historis. Variabel yang digunakan merupakan variabel tunggal, sedangkan teknik analisis data yang digunakan teknik data kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses perjuangan rakyat dalam menghadapi Agresi Militer Belanda II Tahun 1949 di Kawedanan Kalianda dilakukan secara bertahap meliputi persiapan yang dimulai dengan kegiatan membentuk Badan Perjuangan Gerakan 1 Januaripada tanggal 1 Januari 1949 yang dipimpin oleh Wedana Abdul Kadir serta melakukan perubahan dibidang pertahanan dan pemerintahan tanggal 7 Februari 1949. Pelaksanaan meliputi kegiatan yang dimulai dengan melakukan penghadangan terhadap Tentara Belanda di Daerah Sukatinggipada tanggal 6 Januari 1949, pada tanggal 21 Maret 1949 terjadilah pertempuran di Way Urang, kemudian Belanda mendarat kembali di Kalianda tanggal 9 Agustus 1949, pada saat itu Belanda mengacaukan pertahanan TNI di Daerah Pematang. Akibat yang ditimbulkan dari adanya persiapan dan pertempuran-pertempuran adalah pada bulan Agustus 1949 diadakanyagencatan senjata oleh pihak RI dan Belandaserta Badan Perjuangan kalianda diwakili oleh TNImelakukan perundingan dengan Belanda di Pematang.Hasil dari perundingan ini adalah agar seluruh pasukan bersenjata pertahanan Kalianda sudah berkumpul di Daerah Tanjungan tanggal 15 September 1949.Akhirnya tanggal 18 Desember 1949 Belanda menyerahkan kekuasaanyakepada rakyat yang diwakili oleh Komandan TNI Ma’mun Rasyid di Kalianda.

Item Type: Other
Subjects: A General Works = Karya Karya Umum
Divisions: FKIP > Prodi Pendidikan Sejarah IPS
Depositing User: terong . Digilib
Date Deposited: 29 Sep 2014 01:48
Last Modified: 29 Sep 2014 01:48
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/3335

Actions (login required)

View Item View Item