Evi Oktavia, 0714011023 (2014) EFIKASI HERBISIDA GLIFOSAT TERHADAP GULMA UMUM PADA PERKEBUNAN KARET (Hevea brasiliensis [Muell.] Arg ) MENGHASILKAN. Fakultas Pertanian, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (136kB) | Preview |
|
|
Text
COVER DALAM.pdf Download (28kB) | Preview |
|
|
Text
COVER LUAR.pdf Download (33kB) | Preview |
|
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf Download (88kB) | Preview |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (85kB) | Preview |
|
|
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf Download (5kB) | Preview |
|
|
Text
MOTO.pdf Download (25kB) | Preview |
|
|
Text
PERSEMBAHAN.pdf Download (29kB) | Preview |
|
|
Text
SANWACANA.pdf Download (41kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (46kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR TABEL.pdf Download (104kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf Download (38kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (103kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (113kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (70kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (7kB) | Preview |
|
|
Text
PUSTAKA ACUAN.pdf Download (48kB) | Preview |
Abstract
Karet merupakan tanaman yang penting bagi perekonomian Indonesia sehingga banyak usaha yang dilakukan untuk meningkatkan produksi karet. Pengendalian gulma merupakan salah satu usaha meningkatkan produksi karet. Pengendalian gulma pada perkebunan karet yang dinilai cukup efektif dan efisien yaitu dengan pengendalian secara kimiawi menggunakan herbisida berbahan aktif glifosat. Glifosat adalah salah satu jenis bahan herbisida yang sangat sering digunakan dibandingkan bahan aktif lainnya dan digunakan secara luas dalam bidang pertanian karena efisien dan efektifitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas herbisida Isoprofil Amina (IPA) Glifosat, untuk mempelajari perubahan komposisi jenis gulma setelah aplikasi IPA glifosat, dan untuk mengetahui pengaruh keracunan herbisida IPA glifosat pada tanaman karet menghasilkan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan perkebunan PTPN VII Unit Usaha Way Galih dan Laboratorium Ilmu Gulma Fakultas Pertanian Universitas Lampung.Evi Oktavia Penelitian ini disusun dengan 6 perlakuan dengan 4 ulangan. Susunan perlakuan sebagai berikut yaitu isopropil amina glifosat 720 g/ha, isopropil amina glifosat 960 g/ha, isopropil amina glifosat 1200 g/ha, isopropil amina glifosat 1440 g/ha, pengendalian mekanis dan kontrol. Homogenitas ragam diuji dengan uji Bartlet, aditivitas diuji dengan uji Tukey, dan perbedaan nilai tengah diuji dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Herbisida glifosat pada dosis 720 g/ha - 1440 g/ha mampu menekan pertumbuhan gulma total, gulma golongan rumput dan gulma dominan (Centocheca lappacea, Cyrtococcum acrescens, Ottochloa nodosa) pada tanaman karet dari 4 MSA sampai dengan 12 MSA, sedangkan gulma golongan daun lebar dan gulma dominan Sellaginella willdenowii hanya pada 4 MSA pada perkebunan karet menghasilkan; (2) Terdapat perubahan komposisi gulma yang tumbuh setelah aplikasi herbisida glifosat, gulma golongan daun lebar menjadi dominan. Kata kunci : glifosat, gulma, herbisida, karet.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | A General Works = Karya Karya Umum |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknolgi |
| Depositing User: | 222547 . Digilib |
| Date Deposited: | 29 Sep 2014 04:41 |
| Last Modified: | 29 Sep 2014 04:41 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/3626 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
