PERLINDUNGAN HUKUMTERHADAP PENERIMA BILYET GIRO

AGUS ERLIYANTO, 0542011013 (2013) PERLINDUNGAN HUKUMTERHADAP PENERIMA BILYET GIRO. Fakultas Hukum, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (464kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (435kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (47kB) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSEMBAHAN.pdf

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (216kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (58kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (128kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (56kB) | Preview

Abstract

abstrak Bilyet giro merupakan surat berharga yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Pengaturan tentang Bilyet giro terdapat dalam SKBI No.28/KEP/DIR/1995 tentang Bilyet Giro tanggal 4 Juli 1995 yang mulai berlaku tanggal 1 November 1995. Dalam pelaksanaannya terdapat kemungkinan pada saat Bilyet giro tersebut dimintakan pemindahbukuan, ternyata dananya tidak mencukupi atau kosong. Pada kondisi seperti ini mengakibatkan pihak penerima Bilyet giro menjadi dirugikan dan membutuhkan suatu perlindungan hukum. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah ketentuan hukum bagi penerbit yang menunggak bilyet giro, bagaimanakah pelaksanaan perintah pemindahbukuan dan bentuk perlindungan hukum terhadap penerima Bilyet Giro. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan masalah yang digunakan yaitu jenis normatif analisis teori hukum. Data yang digunakan adalah data primer dan skunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menjelaskan bahwa: pertama, penerima bilyet giro kosong dapat menggunakan hak "regres", yaitu hak untuk melakukan tuntutan pembayaran kembali kepada debitor "regres", yang dalam hal ini adalah penerbit bilyet giro, kedua, penerima dapat mengugat perdata atas dasar perbuatan melanggar hukum yang diatur dalam ketentuan Pasal 1365 KUHPdt, ketiga, dalam pemindahbukuan penerbit dan penerima, harus mempunyai rekening giro pada bank yang sama ataupun berbeda bank, jika dana tersimpan pada bank yang sama maka pemindahbukuan tersebut dengan cara mengurangi saldo rekening giro penerbit kemudian ditambah ke rekening giro pemegang bilyet giro. Tetapi jika pemindahbukuan tersebut dilakukan dengan bank yang berbeda maka pelaksanaan administratif pemindahbukuan tersebut dilakukan dengan melalui lembaga kliring sesuai dengan aturan dalam SEBI No. 4/670 ketentuan No. 8, diatur tentang pelaksanaan amanat dalam Bilyet Giro. keempat, bentuk perlindungan

Item Type: Other
Subjects:
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: UPT Perpustakaan Unila
Date Deposited: 07 Nov 2014 06:37
Last Modified: 16 Apr 2015 06:30
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/5185

Actions (login required)

View Item View Item