TANGGUNG JAWAB MEDIA CETAK DALAM MEMUAT BERITA YANG TIDAK BENAR SEBAGAI PERBUATAN MELAWAN HUKUM PERDATA

AHMAD FATONI, 0912011096 (2013) TANGGUNG JAWAB MEDIA CETAK DALAM MEMUAT BERITA YANG TIDAK BENAR SEBAGAI PERBUATAN MELAWAN HUKUM PERDATA. Fakultas Hukum, Universitas Lampung.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
2. COVER DALAM.pdf

Download (29Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
5. HALAMAN MENYETUJUI.pdf

Download (121Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
6. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (118Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
7. RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (19Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
8. MOTTO.pdf

Download (33Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
9. PERSEMBAHAN.pdf

Download (34Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
10.SANWACANA.pdf

Download (83Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
11. DAFTAR ISI.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB I.pdf

Download (111Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB II.pdf

Download (187Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB III.pdf

Download (52Kb) | Preview
[img] File PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (130Kb)
[img]
Preview
File PDF
BAB V.pdf

Download (38Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (22Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

abstrak Media cetak merupakan media komunikasi massa yang melakukan kegiatan jurnalistik dengan cetakan yang berfungsi sebagai kontrol sosial, hiburan dan sebagai media informasi. Namun dalam kegiatannya media cetak berpotensi menciptakan dampak negatif terhadap masyarakat atau pihak lain apabila berita yang diterbitkan adalah berita yang tidak benar. Untuk itu, diperlukan upaya hukum sebagai pedoman dalam penyelesaian masalah antara pihak yang dirugikan dengan media cetak yang menerbitkan berita. Dengan adanya upaya hukum tersebut maka media cetak yang menerbitkan berita harus bertanggungjawab atas berita yang diterbitkan. Penelitian ini akan mengkaji dan membahas tanggung jawab media cetak dalam memuat berita yang tidak benar. Adapun yang menjadi pokok bahasan dalam penelitian ini adalah tanggung jawab media cetak dalam memuat berita yang tidak benar, upaya hukum yang ditempuh oleh pihak yang dirugikan apabila ada pemberitaan yang tidak benar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan tipe penelitian deskriptif. Pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan normatif terapan. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari wawancara tertulis kepada pihak Harian Umum Lampung Post dan pihak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Lampung dan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan studi wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan cara pemeriksaan data, penandaan data, rekonstruksi data, dan sistematisasi data. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menjelaskan bahwa tanggung jawab media cetak dalam memuat berita yang tidak benar dilakukan berdasarkan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan KUHPerdata, yaitu media cetak harus melakukan koreksi atau ralat terhadap suatu informasi, data, fakta, opini atau gambar yang tidak benar

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > > Hukum Perdata
>
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Pengguna Deposit: UPT Perpustakaan Unila
Date Deposited: 07 Nov 2014 07:41
Terakhir diubah: 18 Mar 2015 07:19
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/5198

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir