, LUCY RIANITASARI (2011) KENDALA PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 1 GADINGREJO TAHUN PELAJARAN 2010/2011. Fakultas KIP, Universitas Lampung.
|
Text
JUDUL SKRIPSI.pdf - Published Version Download (22kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (142kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (105kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (200kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (204kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Download (187kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (293kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (9kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (10kB) | Preview |
|
|
Archive
PDF.zip - Published Version Download (481kB) |
Abstract
Masalah dalam penelitian ini adalah pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Gadingrejo belum berjalan sebagaimana mestinya. Adapun permasalahan penelitian ini adalah apakah kendala pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Gadingrejo. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kendala pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Gadingrejo. Penelitian dilakukan dengan mengunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, yang didukung oleh observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru pembimbing, berjumlah 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Gadingrejo disebabkan oleh guru bimbingan dan konseling belum dapat memaksimalkan kemampuannya dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling karena keterbatasan guru bimbingan dan konseling di sekolah, sarana ruang bimbingan dan konseling yang belum kondusif dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling, dana yang terbatas dalam pengadaan sarana dan prasarana bimbingan dan konseling di sekolah, penjadwalan waktu yang belum efektif dalam pelaksanaan layanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling, siswa takut untuk memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling karena masih ada persepsi yang salah terhadap keberadaan bimbingan dan konseling di sekolah, khususnya peran guru bimbingan dan konseling di sekolah, kerja sama antara pihak sekolah dengan guru bimbingan dan konseling dalam penanganan siswa yang memiliki masalah belum berjalan sepenuhnya. Berdasarkan kesimpulan dapat disarankan kepada (1) Kepala sekolah diharapkan menyediakan sarana dan prasana bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan program bimbingan dan konseling (2) Guru bimbingan dan konseling diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki (3) Guru, wali kelas, dan staf sekolah lainnya diharapkan dapat menjalin kerja sama yang dengan guru bimbingan dan konseling memabantu menyelesaikan masalah siswa (4) Siswa diharapkan dapat menghilangkan persepsi yang salah mengenai bimbingan dan konseling di sekolah dan mau memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Kata Kunci: Program Bimbingan dan Konseling
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Hukum Pidana > B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology L Education > L Education (General) = Pendidikan |
| Divisions: | FKIP > Prodi Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan Unila |
| Date Deposited: | 17 Jan 2014 04:11 |
| Last Modified: | 17 Jan 2014 04:11 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/535 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
