PENENTUAN STRUKTUR DAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK POLAR DAUN GAMAL (Gliricidia maculata) KULTIVAR LAMPUNG BARAT SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI PADA KUTU PUTIH TANAMAN KOPI (Planococcus citri)

HONA ANJELINA PUTRI, 1417021047 (2018) PENENTUAN STRUKTUR DAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK POLAR DAUN GAMAL (Gliricidia maculata) KULTIVAR LAMPUNG BARAT SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI PADA KUTU PUTIH TANAMAN KOPI (Planococcus citri). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam , Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1110Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1111Kb) | Preview

Abstrak

Peringkat Indonesia sebagai negara penghasil kopi menurun menjadi keempat di dunia. Penurunan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah hama kutu putih (Planacoccus citri). Pengendalian hama ini biasanya dilakukan petani dengan insektisida karbaril pada perkebunan kopi. Pengunaan insektisida ini akan menimbulkan efek negatif terhadap hama maupun manusia. Salah satu pengendalian yang aman dan ramah lingkungan memanfaatkan insektisida nabati seperti insektisida dari tanaman gamal yang mengandung senyawa flavonoid. Senyawa flavonoid yang terkandung pada daun gamal Kultivar Lampung Barat (KLB) dapat mematikan hama kutu putih pada tanaman sirsak (Pseudococcus cryptus) pada skala laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan struktur dan kadar flavonoid serbuk daun gamal KLB yang efektif mematikan hama kutu putih tanaman kopi (P. citri) dengan cara pemurnian ekstrak polar serbuk daun gamal menggunakan Medium Pressure Liquid Choromatography (MPLC), bioassay dan analisis spektrokopis (FTIR dan UV-Vis). Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis probit untuk menentukan nilai LC50, uji Anara, uji lanjut Tukey’s dan uji LSD serta paired T test untuk efektifitas ekstrak. Hasil yang didapatkan adalah ekstrak murni air mengandung senyawa flavonoid golongan flavonol dengan struktur dasar 3-hidroksi-2-fenil-1,4 benzopiron dan kadar flavonoid ekstrak kasar metanol sebesar 7,4 mg/L kuersetin sedangkan, ekstrak kasar air sebesar 3,8 mg/L kuersetin. Hasil uji bioassay dalam mematikan hama kutu putih tanaman kopi (P. citri) dengan ekstrak kasar air lebih efektif dibandingkan ekstrak murni air serbuk daun gamal KLB dengan nilai LC50 72 jam lebih kecil 0,041% (0,107%:0,148%). Kata kunci : Struktur, Flavonoid, Gliricidia maculata, Planococcus citri.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Q Science (General) > QD Chemistry
Q Science (General) > QK Botany
Q Science (General) > QL Zoology
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Biologi
Depositing User: 188307762 . Digilib
Date Deposited: 22 Nov 2018 04:32
Last Modified: 22 Nov 2018 04:32
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/54497

Actions (login required)

View Item View Item