PENGARUH EKSTRAK DAUN KECUBUNG Datura metel (Linnaeus, 1753) SEBAGAI BAHAN ANESTESI TERHADAP KONDISI HEMATOLOGI BENIH IKAN NILA Oreochromis niloticus (Linnaeus, 1758)

REVITA SYEFTI PALMI , 1414111067 (2018) PENGARUH EKSTRAK DAUN KECUBUNG Datura metel (Linnaeus, 1753) SEBAGAI BAHAN ANESTESI TERHADAP KONDISI HEMATOLOGI BENIH IKAN NILA Oreochromis niloticus (Linnaeus, 1758). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (85Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1544Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1545Kb) | Preview

Abstrak

Anestesi merupakan komponen penting untuk menunjang kegiatan transportasi ikan hidup dari satu tempat ke tempat lain dalam jangka waktu yang cukup lama. Efisiensi biaya dan efektifitas bahan anestesi yang tidak menimbulkan residu pada ikan adalah faktor yang menjadi pertimbangan pemakaian bahan anestesi. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh konsentrasi subletal ekstrak daun kecubung terhadap kondisi hematologi benih ikan nila pasca pengangkutan sistem transportasi basah. Prosedur penelitian melalui rangkaian uji toksisitas ekstrak daun kecubung (LC50-96 jam) untuk menentukan konsentrasi subletal sebesar 20% (0,297 ml/l), 30% (0,445 ml/l) dan 40% (0,594 ml/l) dari nilai LC50. Parameter yang diukur adalah gejala klinis, lama waktu pingsan dan pulih sadar, analisis hematologi, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ekstrak daun kecubung berpengaruh (P>0,05) terhadap lama waktu pingsan dan komponen hematologi pasca simulasi transportasi. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan parameter pH sebesar 6 dan amonia 0,04 mg/l berada pada nilai yang tidak optimal saat transportasi ikan berlangsung. Konsentrasi ekstrak daun kecubung yang disarankan untuk digunakan sebagai bahan anestesi adalah 0,445 ml/l. Kata kunci : anestesi, transportasi, subletal, analisis hematologi, ekstraksi ABSTRACT Anesthetic method is an important component to support the activities of transporting live fish from one place to another for a long period of time. Cost efficiency and effectiveness of anesthetic ingredients that not cause residues in fish are factors to be considered as an anesthetic. Aim of this research is to study the effect of subletal concentration of amethyst leaf extract on the hematological conditions of tilapia fry after transporting on wet transportation systems. The research procedure was through the amethyst leaf extract toxicity test series (LC50-96 hours) to determine its sublethal concentration by 20% (0,297 ml/l), 30% (0,445 ml/l) and 40% (0,594 ml/l) of the LC50 value. The measured parameters are clinical symptoms, period of fainting and conscious recovery, hematological analysis, survival rate and water quality. The results showed the concentration of amethyst leaf extract had an effect (P>0,05) on the period of fainting and the hematological component after transportation simulation. Results of water quality measurement showed the parameters of pH at 6 and ammonia 0,04 mg/l are not at the optimum value when fish transportation occur. The recommended concentration of amethyst leaf extract for use as an anesthetic agent is 0,445 ml/l. Keywords : anesthesia, transportation, subletal, hematological analysis, extraction

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya . Perikanan . Angling
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Budidaya Perairan
Depositing User: 188859540 . Digilib
Date Deposited: 17 Dec 2018 06:39
Last Modified: 17 Dec 2018 06:39
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/54731

Actions (login required)

View Item View Item