KOORDINASI PROGRAM KARTU IDENTITAS ANAK (Studi Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bandarlampung dan RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo)

Adi Suryo Gumilar , 1316041003 (2018) KOORDINASI PROGRAM KARTU IDENTITAS ANAK (Studi Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bandarlampung dan RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (41Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2215Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1559Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK KOORDINASI PROGRAM KARTU IDENTITAS ANAK (Studi Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bandarlampung dan RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo) Oleh Adi Suryo Gumilar Koordinasi program Kartu Identitas Anak yang di lakukan oleh Disdukcapil Kota Bandar Lampung di dasari oleh permendagri no 2 tahun 2016 pasal 13 ayat (1). Dalam hal ini adanya kerjasama antara Disdukcapil dan RSUD dr.A.Dadi Tjokrodipo dalam memaksimalkan pemanfaatan KIA melalui perjanjian kerjasama Program Three In One yang bertujuan untuk mempercepat pelayanan masyarakat sebagai bentuk inovasi dan komitmen Disdukcapil dalam melaksanakan program KIA di kota Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi koordinasi antara Disdukcapil Kota Bandar Lampung dengan RSUD dr.A.Dadi Tjokrodipo dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan koordinasi program Kartu Identitas Anak Di Kota Bandar Lampung.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Koordinasi program Kartu Identitas Anak antara Disdukcapil Kota Bandar Lampung dengan RSUD dr.A.Dadi Tjokrodipo dalam pelaksanaan kerjasama program Three In One dapat dilihat melalui tujuh teknik-teknik koordinasi menurutKoontz dan Donnelydan model koordinasi menurut O’toole. Berdasarkan indikator tersebut menunjukkan bahwa koordinasi yang dijalankan dalam kerjasama Three in One sudah berjalan dengan baik dan menerapkan model koordinasi reciprocal (timbal balik). Rekomendasi yang peneliti berikan, yaitu adanya penelitian lanjutan untuk menambah penelitian tentang azas azas manajemen, mambuat aturan tertulis, membuat jadwal rapat koordinasi, dan adanya penerapan program Three In One di rumah sakit lain di Kota Bandarlampung. Kata Kunci: Kartu Identitas Anak, Program KIA, Pemanfaatan KIA, Disdukcapil Bandar Lampung ABSTRACT COORDINATION OF THE CHILD IDENTITY CARD PROGRAM (Study at the Department of Population and Civil Registration Service and Public Hospital of Bandarlampung City RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo) By Adi Suryo Gumilar Coordination of the Child Identity Card program carried out by Disdukcapil (Department of Population and Civil Registration) Bandar Lampung city is based on Article 13 paragraph (1) of Minister of Home Affairs regulation number 2 of 2016 concerning. In this case there was a collaboration between Disdukcapil and RSUD (public hospital) dr.A.Dadi Tjokrodipo in maximizing the use of KIA through a collaboration agreement between the Three In One Program which aimed to accelerate community service as a form of innovation and commitment of Disdukcapil in implementing KIA programs in Bandar Lampung. The purpose of this study was to identify coordination between Disdukcapil Bandar Lampung city and RSUD (public hospital) dr.A.Dadi Tjokrodipo and the obstacles faced in the coordination of the Child Identity Card program in Bandar Lampung City. The method used in this study was a qualitative approach. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. The coordination of the Child Identity Card program between the Disdukcapil Bandar Lampung and the RSUD (public hospital) dr.A.Dadi Tjokrodipo in the implementation of the Three In One program collaboration can be seen through seven coordination techniques according to Koontz and Donnely and coordination models according to O’toole. Based on these indicators, it shows that the coordination carried out in the Three in One collaboration has gone well and implemented a reciprocal coordination model. Recommendations that the researchers gave, namely the existence of further research to add research on the principle of management principles, create written rules, schedule coordination meetings, and implement the Three In One program at other hospitals in Bandarlampung. Keywords : Child Identity Card Program, Utilization KIA, Disdukcapil Bandarlampung

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: J Political Science > JS Local government Municipal government
Pengobatan > RA Public aspects of medicine
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Administrasi Publik
Depositing User: 188826612 . Digilib
Date Deposited: 21 Dec 2018 08:39
Last Modified: 21 Dec 2018 08:39
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/54949

Actions (login required)

View Item View Item