EFEKTIVITAS PEMBERIAN BEBERAPA BAHAN HERBAL UNTUK MENEKAN PERTUMBUHAN Vibrio parahaemolyticus PADA TAMBAK UDANG VANAME

ASTRI NINGTIAS SUCI , 1414111010 (2018) EFEKTIVITAS PEMBERIAN BEBERAPA BAHAN HERBAL UNTUK MENEKAN PERTUMBUHAN Vibrio parahaemolyticus PADA TAMBAK UDANG VANAME. FAKULTAS PERTANIAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (2098Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2326Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2326Kb) | Preview

Abstrak

Penyakit yang sering menyerang pada kegiatan budidaya udang vaname yaitu White Feces Disease (WFD) salah satu penyebabnya adalah bakteri Vibrio sp. Cara alternatif untuk mengatasi Vibrio sp. dengan menggunakan antibiotik alami berasal dari bahan herbal. Bahan herbal digunakan karena aman serta tidak menghasilkan residu pada organisme yang dibudidayakan sehingga aman dikonsumsi serta ramah terhadap lingkungan.Bahan herbal yang digunakan ekstrak daun pepaya, daun ketapang, dan daun mangrove (Rhizophora apiculata). Penelitian dilakukan dengan uji aktivitas antibakteri dari ekstrak daun pepaya, daun ketapang, dan daun mangrove (Rhizophora apiculata) dan menentukan dosis terbaik, dari salah satu bahan herbal terbaik. Dosis yang digunakan untuk menguji dari salah satu bahan herbal yang terbaik yaitu dengan konsentrasi 400, 500, 600, dan 700 mg/l. Kontrol positif yang digunakan adalah antibiotik kloramfenikol sedangkan kontrol negatif yang digunakan yaitu akuades. Hasil penelitian menunjukkan (1) Ekstrak daun mangrove (Rhizophora apiculata) memiliki rata-rata zona hambat paling besar yaitu 5,61±1,3 mm, dari ketiga ekstrak daun herbal yang di gunakan (2) konsentrasi ekstrak daun mangrove (Rhizophora apiculata) terbaik dalam menekan pertumbuhan Vibrio parahaemolitycus pada konsentrasi 700 mg/l. Kata kunci: Litopenaeus vannamei, bahan herbal, antibakteri, Vibrio parahaemolyticus EFFECTIVENESS OF GIVING SOME HERBAL MATERIAL PRESSING FOR GROWTH Vibrio parahaemolyticus SHRIMP FARMS IN VANAME The disease that often affects vaname shrimp cultivation is White Feces Disease (WFD) because of Vibrio sp. Alternative ways to deal with Vibrio sp. use natural antibiotics derived from herbs. Herbal ingredients are used to be safe and do not produce residues in cultured organisms that are safe for consumption and environmentally friendly. The ingredients used were herbal extracts of papaya leaves, ketapang leaves, and mangrove leaves (Rhizophora apiculata). This research was carried out by the antibacterial activity test from extracts of papaya leaves, ketapang leaves, and mangrove leaves (Rhizophora apiculata) and determining best dose from one of the best herbal ingredients. The doses used are 300, 400, 500, 600, and 700 mg/l. Positive control that used in this test is chloramphenicol while the negative control is aquades. The result showed (1) mangrove leaf extract (Rhizophora apiculata) had the highest average inhibition zone, which was 5,6±1,3mm than the others leaf extract (2) the best concentration of mangrove leaf extract (Rhizophora apiculata) in suppressing the growth of Vibrio parahaemolitycus at a concentration of 700 mg/l. Keywords : Litopenaeus vannamei, herbal ingredients, antibacterial, Vibrio parahaemolyticus

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya hewan
Pertanian > Budidaya . Perikanan . Angling
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Budidaya Perairan
Depositing User: 188162061 . Digilib
Date Deposited: 26 Dec 2018 01:34
Last Modified: 26 Dec 2018 01:34
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/54977

Actions (login required)

View Item View Item