PENGAWASAN PEREDARAN KOSMETIKA DI PROVINSI LAMPUNG (STUDI EFEKTIVITAS PADA BALAI BESAR POM DI BANDARLAMPUNG)

Nadya Audyna Suprapto, 1416041065 and UNSPECIFIED (2018) PENGAWASAN PEREDARAN KOSMETIKA DI PROVINSI LAMPUNG (STUDI EFEKTIVITAS PADA BALAI BESAR POM DI BANDARLAMPUNG). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (182Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5Mb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (4Mb) | Preview

Abstrak

Kebutuhan masyarakat terhadap kosmetik merupakan peluang besar bagi industri kosmetik untuk memproduksi beragam produk kosmetik dalam jumlah besar. Bahkan saat ini, banyak ditemukan kosmetik ilegal dan berbahaya beredar di pasaran. Oleh karena itu, Balai Besar POM di Bandarlampung hadir untuk mengawasi peredaran kosmetik dengan sistem post-market. Sistem post-market adalah pengawasan yang dilakukan ketika produk kosmetik telah beredar di pasaran. Pengawasan yang dilakukan oleh Balai Besar POM di Bandarlampung terhadap peredaran kosmetik haruslah efektif untuk mengurangi kosmetik ilegal dan berbahaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori pengukuran efektivitas dengan pendekatan sistem menurut Gibson (2012). Pendekatan sistem memandang bahwa suatu sistem secara keseluruhan memiliki beberapa sub-sub sistem yang saling terikat satu dengan yang lainnya yaitu input, proses dan output. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan peredaran kosmetik dengan sistem post-market oleh Balai Besar POM di Bandarlampung tidak efektif. Tidak efektif pengawasan peredaran kosmetik dengan sistem post-market yang dilakukan oleh Balai Besar POM di Bandarlampung disebabkan karena kekurangan sumber daya manusia untuk mengawasi seluruh distributor kosmetik, rendahnya intensitas pengawasan terhadap peredaran kosmetik, penyebaran informasi mengenai kosmetik ilegal dan berbahaya yang belum optimal dan tindak lanjut/sanksi yang belum menimbulkan efek jera bagi distributor kosmetik. Kata Kunci: Efektivitas, Kosmetik Ilegal dan Berbahaya, BPOM

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: J Political Science > JS Local government Municipal government
Pengobatan > R Medicine (General)
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Administrasi Publik
Depositing User: 188114064 . Digilib
Date Deposited: 03 Jan 2019 03:02
Last Modified: 03 Jan 2019 03:02
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/55143

Actions (login required)

View Item View Item