ANALISIS TINGKAT AKURASI MODEL ALTMAN Z-SCORE UNTUK MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2014-2016

RURI ANITAMA , 1341031058 (2019) ANALISIS TINGKAT AKURASI MODEL ALTMAN Z-SCORE UNTUK MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2014-2016. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (91Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1516Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1517Kb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana penggunaan model Altman Z-Score dalam memprediksi kebangkrutan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, kecuali perusahaan sektor keuangan. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2016. Penentuan sampel dalam penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dari 87 perusahaan manufaktur pada dan 168 perusahaan non manufaktur selama tiga tahun penilaian yaitu tahun 2014, 2015, dan 2016 menyimpulkan bahwa pada perusahaan manufaktur dengan 255 sampel tahun 2014-2016 hasilnya menunjukkan jumlah perusahaan zona aman sebanyak 120 sampel, zona grey area sebanyak 86 sampel , dan zona distress 55 sampel. Sedangkan pada perusahaan non manufaktur dengan 504 sampel tahun 2014-2016 menyimpulkan bahwa jumlah perusahaan zona aman sebanyak 308 sampel, zona grey area sebanyak 92 sampel, dan zona distress sebanyak 104 sampel. Dengan tingkat akurasi 40% untuk perusahaan manufaktur yang distress dan 26,82% untuk perusahaan non manufaktur yang distress. Karena seluruh perusahaan yang diprediksi bangkrut masih listed di BEI sehingga penggunaan model Altman Z-Score dinilai kurang tepat untuk memprediksi kebangkrutan pada perusahaan di Indonesia dan perlu dibangun koefisien lain yang lebih tepat dalam menganalisa prediksi kebangkrutan untuk perusahaan yang listed di BEI. Kata kunci: Altman Z-score, Prediksi Kebangkrutan, Financial Distress ABSTRACT This study aims to analyze how the use of the Altman Z-Score model in predicting bankruptcy in companies listed on the Indonesia Stock Exchange, except financial sector companies. The data used are secondary data, namely the financial statements of companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2014-2016. Determination of samples in the study was carried out by purposive sampling technique. The results of 87 manufacturing companies in 168 non-manufacturing companies during the three years of assessment, 2014, 2015 and 2016 concluded that manufacturing companies with 255 samples from 2014- 2016 showed that there were 120 samples of safe zones, as many as gray area zones. 86 samples, and 55 distress zones. Whereas in nonmanufacturing companies with 504 samples in 2014-2016 it was concluded that the number of safe zone companies was 308 samples, gray area zones as many as 92 samples, and distress zones as many as 104 samples. With 40% accuracy for distress manufacturing companies and 26.82% for distress non-manufacturing companies. Because all companies predicted to go bankrupt are still listed on the IDX, so the use of the Altman Z-Score model is considered inappropriate to predict bankruptcy in companies in Indonesia and other more appropriate coefficients need to be built in analyzing bankruptcy predictions for companies listed on the IDX. Keywords: Altman Z-score, Bankruptcy Prediction, Financial Distress

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences > HB Economic Theory
H Ilmu Sosial = Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Program Studi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Prodi Akuntansi
Depositing User: 188750132 . Digilib
Date Deposited: 07 Feb 2019 02:37
Last Modified: 07 Feb 2019 02:37
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/55705

Actions (login required)

View Item View Item