Pengawasan Badan Permusyawaratan (BAMUS) Terhadap Kinerja Wali Nagari Taram Kecamatan Harau Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat Periode 2008-2014.

Novandra Yudha Satria, 1016021076 (2014) Pengawasan Badan Permusyawaratan (BAMUS) Terhadap Kinerja Wali Nagari Taram Kecamatan Harau Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat Periode 2008-2014. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (13Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (14Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (113Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER LUAR.pdf

Download (26Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (15Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (226Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (243Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PERNYATAAN.pdf

Download (144Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSEMBAHAN.pdf

Download (35Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (14Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (29Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (41Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (93Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (30Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (59Kb) | Preview
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164Kb)
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (21Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (9Kb) | Preview

Abstrak

Abstrak Bahasa Indonesia: Setelah dikembalikannya pemerintahan nagari di Sumatera Barat terjadi banyak pergeseran struktur administratif di tingkat nagari. Pergeseran tersebut merubah banyak tatanan pemerintahan nagari yang sekaligus menjadikan lembagalembaga di nagari tumpang tindih dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Nagari Taram semenjak diberlakukannya pemerintahan nagari di Sumatera Barat terdapat dinamika-dinamika serta permasalahan-permasalahan dalam penyelenggaraannya. Permasalahan-permasalahan yang terjadi tidak terlepas dari kinerja Wali Nagari sebagai pimpinan pemerintahan nagari. Permasalahanpermasalahan yang terjadi karena lemahnya pengawasan dari Badan Permusyawaratan. Penelitian ini difokuskan kepada pengawasan Badan Permusyawaratan terhadap kinerja Wali Nagari. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengawasan yang dilakukan Badan Permusyawaratan terhadap kinerja Wali Nagari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Badan Permusyawaratan, Wali Nagari, Sekretaris Nagari, dan Tokoh Masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara, dan tinjauan dokumen tertulis. Hasil analisis dari penelitian ini bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Badan Permusyawaratan tidak efektif. Hal tersebut ditinjau dari analisis teori menurut Salamoen dan Nasri dan terlihat bahwa masih belum terlaksananya teori tersebut dengan baik yang membuat tidak efektifnya pengawasan Badan Permusyawaratan. Pengawasan masih lemah dilakukan Badan Permusyawaratan. Hal tersebut juga disebabkan karena berbagai kendala pada internal dan eksternal Badan Permusyawaratan. Pengawasan yang lemah dari Badan Permusyawaratan membuat Wali Nagari tidak mendapat kontrol ketat dalam menjalankan pemerintahan nagari. Lemahnya kontrol tersebut yang menimbulkan celah untuk terjadinya penyimpangan serta permasalahan di nagari. Kata kunci: Pemerintahan Nagari, Pengawasan, Badan Permusyawaratan. Abstrak Bahasa Inggris After the return of village government in West Sumatra there were many shifts in the administrative structure of the village level. The shift is changing the system of government many villages which also makes institutions in villages overlap in carrying out their respective duties.Nagari Taram since the enactment of government in West Sumatra there are dynamics and problems in implementation. The problems that occur are not separated from the performance Wali Nagari Nagari as head of government. The problems that occur because of weak oversight of the Consultative Body. This study focused on monitoring the performance of the Consultative Body Wali Nagari. The purpose of this study was to describe the oversight conducted Consultative Body on the performance Wali Nagari. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach. Informants in this study is the Consultative Body, Wali Nagari, Nagari Secretary, and Community Leaders. Data collection techniques used were observation, interviews, and review written documents. The results of the analysis of this study that the surveillance conducted by the Consultative Body ineffective. It is observed from the analysis of the theory according Salamoen and Nasri and it appears that the implementation of the theory is still not well that makes ineffective oversight Consultative Body. Supervision Consultative Body are still weak. It is also caused due to various internal and external constraints on the Consultative Body. Weak oversight of the Consultative Body makes Wali Nagari not get tight control in governing village. The lack of control that causes the gap to the occurrence of irregularities and problems in the village. Keywords: Village Government, Supervision, Consultative Body.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
A General Works = Karya Karya Umum > Karya Karya Umum = 000
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: 9182914 . Digilib
Date Deposited: 08 Dec 2014 06:36
Last Modified: 08 Dec 2014 06:36
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/5611

Actions (login required)

View Item View Item