IDENTIFIKASI KESULITAN SISWA BELAJAR GERAK TARI BEDANA PADA EKSTRAKURIKUKER DI SMA NEGERI 7 BANDAR LAMPUNG

I NYOMAN TRI DHARMA ASTIKA, 1213043016 (2019) IDENTIFIKASI KESULITAN SISWA BELAJAR GERAK TARI BEDANA PADA EKSTRAKURIKUKER DI SMA NEGERI 7 BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (132Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2874Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2875Kb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tentang kesulitan siswa belajar gerak tari bedana pada kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 7 Bandar Lampung.Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskusi.Teori yang digunakan yaitu teori konstruktivisme Sumber data penelitian ini adalah guru dan 8 siswa.Teknik untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Ada 3 tahap pembelajaran yaitu, perencanaan pembelajaran yang disusun pada RKH. pelaksanaan pembelajaran langkah pertama siswa melakukan pemanasan, guru menyampaikan materi,dan guru melakukan evaluasi, pada tahap ketiga yaitu penilaian kemampuan menari bedana siswa. Ada 2 aspek yang diamati yaitu, aspek wiraga dan aspek wirama. Kesulitan yang dialami siswa yaitu pada gerakan tangan, kaki dan mendak. ini dialami oleh siswa AD dan MJ pada pertemuan ketiga. Pada Aspek Wiraga siswa yang dikategorikan kurang yaitu siswa AK dan RD sedangkan pada aspek Wirama siswa yang dikategorikan kurang yaitu siswa MJ. Kesulitan yang dialami siswa tersebut disebabkan oleh faktor internal yaitu kurangnya motivasi dalam diri sendiri,pada setiap latihan selalu tidak serius,sulit memahami gerakan yang diajarkan,dan kurangnya kelenturan tubuh. ini memicu siswa tersebut mengalami kesulitan. Kata kunci: ekstrakurikuler, gerak, identifikasi,taribedana,. ABSTRACT This study examines the difficulties of students learning the motion of bedana dance at extracurricular activities at Bandar Lampung 7 Public High School. The method of research used is the method of discussion. The theory used is constructivism theory. The data sources of this research are teachers and 8 students. Techniques for collecting data are observation , interviews and documentation. Analysis of the data used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. There are 3 stages of learning, namely, learning planning arranged in the RKH. the implementation of learning the first step students warm up, the teacher delivered the material, and the teacher conducted an evaluation, in the third stage, namely the assessment of students' bedana dancing skills. There are 2 aspects observed, namely, aspects of wiraga and aspects of wirama. Difficulties experienced by students are on hand, foot and mendak movements. this was experienced by AD students and MJ at the third meeting. On Wiraga Aspects students are categorized as less, namely students AK and RD while in the Wirama aspect students are categorized as less namely MJ students. The difficulty experienced by these students is caused by internal factors, namely lack of motivation in oneself, in each exercise is always not serious, it is difficult to understand the movements being taught, and lack of flexibility of the body. this triggers the student to experience difficulties. Keywords:extracurricular,ment,identification,movebedanadanc.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: L Education > LC Special aspects of education > LC5201 Education extension. Adult education. Continuing education
M Music and Books on Music > MT Musical instruction and study
Program Studi: Fakultas KIP > Prodi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik
Depositing User: 188376484 . Digilib
Date Deposited: 27 Feb 2019 07:40
Last Modified: 27 Feb 2019 07:40
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/56134

Actions (login required)

View Item View Item