REVITALISASI JARINGAN IRIGASI RAWA SUB-SEKUNDER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS HASIL PERTANIAN (STUDI KASUS JARINGAN IRIGASI SUB-SEKUNDER RAWA PITU SP 2)

Randy Setiawan, 0815011082 (2013) REVITALISASI JARINGAN IRIGASI RAWA SUB-SEKUNDER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS HASIL PERTANIAN (STUDI KASUS JARINGAN IRIGASI SUB-SEKUNDER RAWA PITU SP 2). FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
Revitalisasi Jaringan Irigasi Rawa sub (cover).pdf

Download (16Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK (indo).pdf

Download (48Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ENG).pdf

Download (6Kb) | Preview
[img] Text
DAFTAR ISI (oke).pdf

Download (61Kb)
[img] Text
DAFTAR GAMBAR (oke).pdf

Download (5Kb)
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL (oke).pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1 (oke).pdf

Download (53Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2 (oke).pdf

Download (255Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3 (oke).pdf

Download (114Kb) | Preview
[img] Text
Bab 4 (oke).pdf
Restricted to Registered users only

Download (476Kb)
[img]
Preview
Text
Bab 5 (oke).pdf

Download (24Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA (oke).pdf

Download (6Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Propinsi Lampung memiliki daerah rawa yang cukup luas, salah satu rawanya adalah rawa pitu. Daerah rawa pitu ini memiliki jaringan irigasi yang belum termanfaatkan dengan baik, tujuan penelitian ini untuk melakukan kajian, analisis, dan rekomendasi yang tersusun secara sistematis tentang revitalisasi untuk daerah Rawa Pitu yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan produksi pangan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tempat penelitian berada di daerah Rawa Pitu Kecamatan Rawa Pitu Kabupaten Tulang Bawang. Lokasi ini diapit oleh Way Tulang Bawang dan Way Pidada yang membentang dari barat ke timur. Analisis data pada penelitian ini lebih menitikberatkan pada revitalisasi jaringan rawa sub-sekunder untuk meningkatkan produktifitas pertanian di daerah rawa pitu dengan cara membandingkan sebelum dan sesudah revitalisasi. Dari hasil perhitungan diperoleh: curah hujan 3 harian maksimum dengan periode kala ulang 5 tahun didapat sebesar 104,12 mm dan besarnya modulus drainase didapat sebesar 4,016 mm/hari. Hasil pertanian sebelum direvitalisasi untuk tanaman padi menghasilkan keuntungan sebesar Rp.13.697.819.386,- dan untuk tanaman palawija menghasilkan keuntungan Rp.12.452.563.078,-. Hasil pertanian sesudah direvitalisasi untuk tanaman padi menghasilkan keuntungan sebesar Rp.18.739.594.819,- dan untuk tanaman palawija menghasilkan keuntungan Rp.17.035.995.290,-. Nilai benefit cost ratio sebesar 1,38 dan lebih besar dari 1 sehingga mengalami keuntungan, dan nilai net present value bertanda positif yaitu sebesar Rp.7.642.988.768,-. Kata kunci : Revitalisasi, Produktifitas Pertanian, Rawa Pitu. ABSTRACT Lampung Province has a fairly wide swamp area, one of them is in Rawa Pitu area. Swamp irrigation in Rawa Pitu area has not been used extensively. The purpose of this research is to conduct a study, analysis, and systematically arranged recommendations on revitalizing Rawa Pitu swamp area that can be optimized to increase food crops production in order to improve the welfare of society. The research site is located in the sub-district of Rawa Pitu, Tulang Bawang regency. The location of Rawa Pitu is between the Tulang Bawang and the Pidada rivers. Analysis in this study is more focused on the revitalization of the sub-secondary of swamp irrigation system to increase agricultural productivity in Rawa Pitu area by comparing before and after revitalization. From the calculation, it is obtained that: the maximum of 3 days cumulative daily rainfall with the 5 years return period is obtained 104,12 mm and the amount of drainage modulus is obtained at 4,016 mm / day. Agricultural yield before revitalized, for the rice, the profit is Rp.13.697.819.386,- and for the crops, the profit is Rp.12.452.563.078.-. Agricultural production after revitalized is increase, for the rice, the profit is Rp.18.739.594.819,- and for the crops, the profit is Rp.17.035.995.290,-. The value of benefit cost ratio is about 1,38 and it is greater than 1,0, so that there is a profit, and net present value is positive, it is Rp.7.642.988.768,-. Key words: Revitalization, Productivity Agriculture, Rawa Pitu.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Sipil
Depositing User: Farid Hambali Prihantoro, A.Md.
Date Deposited: 09 Dec 2014 06:23
Last Modified: 09 Dec 2014 06:23
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/5695

Actions (login required)

View Item View Item