PENGARUH LAJU ALIR GAS PELINDUNG ARGON PADA PENGELASAN TIG (TUNGSTEN INERT GAS) TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKUATAN HASIL PENGELASAN PADA ALUMINIUM

RIDUAN PARASIAN H S, 1345021005 (2019) PENGARUH LAJU ALIR GAS PELINDUNG ARGON PADA PENGELASAN TIG (TUNGSTEN INERT GAS) TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKUATAN HASIL PENGELASAN PADA ALUMINIUM. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK.pdf

Download (16Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (907Kb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (726Kb) | Preview

Abstrak

Pengelasan elektroda terbungkus terdapat cacat yang diakibatkan oleh oksidasi dan pengotoran. Untuk mengatasi kelemahan pada pengelasan elektroda terbungkus tersebut maka digunakan teknologi pengelasan TIG. Las TIG (Tungsten Inert Gas) adalah proses pengelasan dimana busur nyala listrik ditimbulkan oleh elektroda tungsten (elektroda tak terumpan). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh laju alir gas pelindung argon pada pengelasan TIG (tungsten inert gas) terhadap struktur mikro dan kekuatan hasil pengelasan pada aluminium 5052. Pada penelitian ini jenis gas pelindung yang digunakan yaitu gas argon, laju alir gas pelindung yang digunakan yaitu 12 L/menit dan 14 L/menit. Elektroda yang digunakan yaitu tengsten murni (Pure Tungsten) dengan diameter 2,4 mm, arus yang digunakan yaitu 70 A dan 90 A. Material yang digunakan pada penelitian ini yaitu aluminium 5052 dengan jenis kampuh V tunggal, pengujian yang digunakan yaitu uji tarik dan struktur mikro dengan mengacu pada standar uji ASTME -8. Pengujian dilakukan dengan uji tarik dimana rata-rata hasil pengujian yaitu pada variasi laju alir gas pelindung 12 L/menit kekuatan tarik sebesar 61,75 Mpa dan pada variasi laju alir gas pelindung 14 L/menit kekuatan tarik sebesar 58,55 Mpa. Semakin rendah laju alir gas pelindung dan arus pengelasan maka ukuran butir pada area lasan, HAZ aluminium semakin mengecil. Kata kunci: Pengelasan, Las TIG, Gas Pelindung, Aluminium 5052 Shielded electrode arc welding defects occurred that due to oxidation and impurity. To overcome those weaknesses in the shielded electrode arc welding therefore TIG welding should be used. TIG (Tungsten Inert Gas) is an arc welding proces in which the electric flame generated by the tungsten electrode (non consumable electrode). The purpose of this research is to determine the effect of argon protective gas flow rate in tig welding (tungsten inert gas) on micro structure and strength of welding results in aluminum 5052. In this research, the type of protective gas used is argon gas, the protective gas flow rate used is 12 L / min and 14 L / min. The electrodes used are pure tengsten with a diameter of 2.4 mm, the current used is 70 A and 90 A. The material used in this research is aluminum 5052 with a single V type, test used is a tensile test and microstructure with reference to ASTME -8 test standards. Test conducted by the tensile test where the average test results are on a variation of protective gas flow rate 12 L / min tensile strength of 61.75 Mpa and the variation of protective gas flow rate 14 L/ min tensile strength of 58.55 Mpa. The lower the protective gas flow rate and welding current, the grain size in the weld area, the aluminum HAZ decreases. Keyword : Welding, TIG Welding, Protective Gas, Aluminum 5052

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Mesin
Pengguna Deposit: UPT . Teti Novianti
Date Deposited: 31 Mar 2022 10:29
Terakhir diubah: 31 Mar 2022 10:29
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/57066

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir