PENGARUH DOUBLE QUENCHING AND TEMPERING TERHADAP PERUBAHAN SIFAK MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO BAJA AISI 4140

RIYANSYAH PUTRA PRATAMA, 1415021075 (2019) PENGARUH DOUBLE QUENCHING AND TEMPERING TERHADAP PERUBAHAN SIFAK MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO BAJA AISI 4140. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK.pdf

Download (54Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (4Mb) | Preview

Abstrak

Baja AISI 4140 banyak digunakan dalam konstruksi mesin karena memiliki sifat ulet mudah dibentuk, kuat maupun keras. Baja AISI 4140 merupakan baja karbon sedang (0.38 – 0.43 wt.% C) dengan elemen-elemen pemadu lainya: 0.80% - 1.1% Cr, 0.75% - 1.0% Mn, < 0.040% S, 0.15% - 0.3% Si, < 0,035% P dan 0.15% - 0.25% Mo. Salah satu cara untuk meningkatkan sifat mekanik baja AISI 4140 melalui proses Q&T. Q&T adalah proses memanaskan baja hingga temperatur austenit, selanjutnya baja ditahan pada furnace dengan lama waktu tertentu dan didinginkan secara cepat dengan air atau media tertentu, selanjutnya baja dipanaskan kembali dibawah suhu austenit dan di tahan pada waktu tertentu yang selanjutnya didinginkan secara perlahan pada suhu ruangan. Untuk itu pada penelitian pengaruh double quenching and tempering terhadap sifat mekanik dilakukan untuk meningkatkan nilai ketangguhan. Pada proses ini dilakukan 3 variabel yaitu Uji Tarik, Uji Struktur Mikro, dan Uji SEM. Hasil dari penelitian ini kekuatan tarik double quenching dan 1 kali quenching memilik keuletan yang rendah atau memiliki sifat getas, sedangkan kekuatan tarik double tempering dan 1 kali tempering memiliki keuletan yang tinggi. Maka proses double quenching dan tempering tidak terlalu merubah kekuatan tarik dan keuletan baja karena hasilnya sama dengan 1 kali pemanasan. Pada pengujian observasi microscopy baja AISI 4140 yang tidak di heat treatment mengandung pearlit dan ferrit. Pada spesimen yang di quenching dan double quenching memiliki struktur martensit dan memiliki permukaan yang cukup kasar. Pada spesimen yang di tempering dan double tempering memiliki struktur temper martensit dan memiliki permukaan yang cukup halus. Pada pengujian Scanning Electron Microscopy (SEM) terlihat hanya muncul dimple dan clavage. ini membuktikan bahwa spesimen baja AISI 4140 memiliki sifat tangguh. Kata kunci: Baja AISI 4140, Quenching, Tempering, Uji Tarik, Struktur Mikro dan SEM AISI 4140 steel is often used in engine construction because it has resilient properties that are easily formed, strong or hard. AISI 4140 steel is medium carbon steel (0.38 - 0.43 wt.% C) with other elements: 0.80% - 1.1% Cr, 0.75% - 1.0% Mn, <0.040% S, 0.15% - 0.3% Si, < 0.035% P and 0.15% - 0.25% Mo. One of to improve the mechanical properties of AISI 4140 steel through the Q & T process. Q & T is the process of heating steel to the temperature of austenite, then the steel is held in a furnace with a certain time and cooled quickly with water or certain media, then the steel is heated again under the austenite temperature and held at a certain time which is then cooled slowly at room temperature. For this reason, the double cooling effect and tempering on mechanical properties are carried out to increase the toughness value. In this process 3 variables are carried out: Tensile Test, Micro Structural Test, and SEM Test. The results of this study double quenching tensile strength and 1 quenching have low tenacity or brittle properties, while double tempering tensile strength and 1 time tempering have high tenacity. Then the double quenching and tempering process does not change the tensile strength and tenacity of steel too much because the result is the same as 1 time heating. In the AISI 4140 steel microstructure which is not heat treatment contains pearlite and ferrite. Quenching and double quenching specimens have a martensitic structure and have a fairly rough surface. Tempered and double tempering specimens have a martensitic tempering structure and have a fairly smooth surface. In Scanning Electron Microscopy (SEM) testing it appears that only appears dimple and clavage. this proves that the AISI 4140 steel specimen has tough properties. Keywords: AISI 4140 steel, Quenching, Tempering, Tensile test, Micro Structure, and SEM.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Mesin
Pengguna Deposit: UPT . Teti Novianti
Date Deposited: 31 Mar 2022 10:28
Terakhir diubah: 31 Mar 2022 10:28
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/57076

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir