PENGARUH PRODUK TEPUNG UBI JALAR PUTIH (Ipomea Batatas L) TERFERMENTASI DENGAN Saccharomyces cerevisiae TERHADAP TINGKAT KESUKAAN SUP KRIM

SITI FATIMAH WAHYU PUSPITA, 1514051109 (2019) PENGARUH PRODUK TEPUNG UBI JALAR PUTIH (Ipomea Batatas L) TERFERMENTASI DENGAN Saccharomyces cerevisiae TERHADAP TINGKAT KESUKAAN SUP KRIM. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (27Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (561Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf

Download (561Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Tepung ubi jalar mengandung pati alami yang memiliki kelemahan, seperti tidak tahan suhu tinggi dan ketidakstabilan viskositas, sehingga perlu dimodifikasi untuk mendapatkan karakteristik yang lebih baik. Pati ubi jalar yang telah dimodifikasi melalui proses fermentasi dengan Saccharomyces cerevisiae memiliki karakteristik tepung yang lebih baik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengental dalam pembuatan sup krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produk tepung ubi jalar putih terfermentasi yang menghasilkan sup krim yang paling disukai. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) satu faktor dengan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari produk tepung ubi jalar putih terfermentasi dengan Saccharomyces cerevisiae dengan lama fermentasi 24 jam (P1), lama fermentasi 48 jam (P2), lama fermentasi 72 jam (P3) dan lama fermentasi 96 jam (P4). Selain itu, sampel juga dibandingkan dengan perlakuan tanpa fermentasi (P5) dan komersial (P6). iii Data hasil penelitian diuji kesamaan ragam dengan uji Barlett dan kemenambahan data dengan uji Tuckey, selanjutnya data dianalisis sidik ragam untuk mengetahui pengaruh antar perlakuan. Data dianalisis lebih lanjut dengan Uji Jarak Duncan Mulltiple (DUNCAN) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan produk tepung ubi jalar putih yang difermentasi S.cerevisiae dalam pembuatan sup krim menghasilkan perlakuan yang disukai dibandingkan dengan komersial (P6) atau tepung ubi jalar tanpa difermentasi (P5). Sup krim dengan penambahan tepung P3 (fermentasi dengan S. cereviseae selama 72 jam) menghasilkan sup krim tingkat kesukaan terhadap aroma, rasa dan kekentalan yang biasa tetapi warna dan penerimaan keseluruhannya disukai panelis dan memenuhi persyaratan SNI -01-4321-1996. Kata Kunci : Tepung ubi jalar fermentasi, Saccharomyces cerevisiae , sup krim Natural starch sweet potato (native starch) has some weakness, like not withstand high temperatures and instability of viscosity, it need to be modified to obtain charcteristics according to conditoin processing. Sweet potato starch which has been modified through the process of fermentation with lactid acid bacteria can be hernessed into a cream soup to increase added value and become an ready to eat. This study aimed to type of fermented sweet potato flour that was most preferred as a cream soup. The research was arranged in Randomized Complete Block Design (RCBD) with one factor and four repetitions. The treatments ware consisted of sweet potato flour with fermented Saccharomyces cerevisiae at 24 hour (T1) , 48 hour (T2), 72 hour (T3) and 96 hour (T4). As control treatments, non fermented sweet potato flour and commercial soup cream were also analyzed. v The data obtained were analyzed for the similarity of variance with the Bartlett test and the addition of the data tested by the Tuckey test, the data were analyzed by variance to determine the effect between treatments. If there is a significant effect, the data is further analyzed by the Duncan Mulltiple Range Test (DUNCAN) at the level of 5%. The results showed that treatment of white sweet potato flour (Ipomea Batatas L) fermented with Saccharomyces cerevisiae in making cream soup resulted in a treatment preferably compared to commercial and without fermented sweet potato flour. That cream soup product 72 hour was the best overall preference and this soup cream has met SNI 01-4321-1996 criteria. Key words: Fermented sweet potato flour, Saccharomyces cerevisiae, soup cream

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Teknologi Hasil Pertanian
Pengguna Deposit: UPT . Rukiah
Date Deposited: 02 Apr 2022 22:42
Terakhir diubah: 02 Apr 2022 22:42
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/57386

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir