PENERAPAN ACTIVE EDIBLE COATING BERBASIS KITOSAN PADA BAKSO IKAN LELE DENGAN PENAMBAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) DAN KARAGENAN

YUSI PRATIWI MANGUNANG, 1414051103 (2019) PENERAPAN ACTIVE EDIBLE COATING BERBASIS KITOSAN PADA BAKSO IKAN LELE DENGAN PENAMBAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) DAN KARAGENAN. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (918Kb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (919Kb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat fisik terbaik bakso ikan lele dengan penambahan konsentrasi rumput laut dan karagenan serta menentukan konsentrasi kitosan terbaik dalam edible coating yang mampu meningkatkan masa simpan bakso ikan lele pada suhu ruang. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Penelitian tahap pertama menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan dua faktor dan tiga ulangan; Faktor pertama yaitu konsentrasi rumput laut yang terdiri atas tiga level, yaitu 20%, 25% dan 30%, b/b. Faktor kedua yaitu konsentrasi karagenan yang terdiri atas tiga level, yaitu 0%, 1% dan 2%, b/b. Penelitian tahap kedua menggunakan Central Composite Design dari Respons Surface Methodology dengan dua variable bebas, yaitu kosentrasi kitosan (1%, 2% dan 3%) (b/v) pada edible coating dan masa simpan (1, 2 dan 3 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan rumput laut 20% dan karagenan 0% menghasilkan bakso ikan lele dengan mutu terbaik dan edible coating yang mengandung kitosan 1,5% mampu memparpanjang masa simpan bakso ikan lele yang disimpan pada suhu kamar hingga dua hari. Kata kunci: Bakso ikan lele, rumput laut, karagenan, kitosan, dan masa simpan The objectives of this research were to find out the effect of seaweed and carrageenan additions on catfish meatball quality and the effect of carrageenan concentrations in edible coating on shelf life of catfish meatballs stored at room temperature. This research was conducted in two steps. The first research used a completely randomized block design with two factors and three replications. Factor number one was seaweed concentrations (20%, 25% and 30%, w/w) and factor number two was carrageenan concentrations (0%, 1 % and 2%, w/w). The second research used a Central Composite Design of the Surface Response Methodology (RSM) with two independent variables, namely chitosan concentrations (1%, 2% and 3%) and storage period (1, 2, and 3 days). Research results showed that additions of 20% seaweed and 0% carrageenan yielded the best quality of catfish meatballs and using 1.5% chitosan in edible coating was able to prolong the shelf life of catfish meatballs stored at room temperature up to two days. Key words : Catfish meatballs, seaweed, carrageenan, chitosan, and shelf life.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Teknologi Hasil Pertanian
Pengguna Deposit: UPT . Rukiah
Date Deposited: 02 Apr 2022 22:44
Terakhir diubah: 02 Apr 2022 22:44
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/57437

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir