PENGARUH VARIASI TEMPERATUR DAN WAKTU TAHAN PADA TRANSFORMASI FASA BIJIH MANGAN DARI NUSA TENGGARA TIMUR MENGGUNAKAN ARANG CANGKANG SAWIT SEBAGAI REDUKTOR

FITRIA DAMAYANTI, 1417041029 (2019) PENGARUH VARIASI TEMPERATUR DAN WAKTU TAHAN PADA TRANSFORMASI FASA BIJIH MANGAN DARI NUSA TENGGARA TIMUR MENGGUNAKAN ARANG CANGKANG SAWIT SEBAGAI REDUKTOR. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
1. ABSTRAK.pdf

Download (151Kb) | Preview
[img] FIle PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3287Kb)
[img]
Preview
FIle PDF
3. SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2557Kb) | Preview

Abstrak

Telah dilakukan penelitian untuk mengamati pengaruh variasi temperatur dan waktu reduksi terhadap transformasi fasa bijih mangan dari nusa tenggara timur menggunakan cangkang sawit sebagai reduktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur dan waktu reduksi dengan penambahan reduktor arang cangkang sawit terhadap transformasi fasa bijih mangan dan penambahan persentase kadar mangan terkandung. Selain itu dalam penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kinetika reduksi dan laju reaksi yang terjadi pada proses reduksi penelitian ini. Proses reduksi diawali dengan melakukan variasi temperatur sebesar 900, 1000, dan 1100 °C dalam waktu 15 menit dengan komposisi bijih mangan sebesar 8,5 gram dan reduktor arang cangkang sawit sebesar 1,5 gram. Setelah diperoleh variasi temperatur terbaik dilakukan reduksi dengan variasi waktu reduksi 15, 30, 45, 60, dan 75 menit menggunakan temperatur terbaik hasil percobaan sebelumnya. Kemudian sampel hasil reduksi dikarakterisasi menggunakan XRF dan XRD. Dari hasil analisis XRF diperoleh hasil terbaik untuk pengaruh variasi temperatur diperoleh pada temperatur 1100 0C dengan kadar Mn sebesar 75.47% dan waktu tahan terbaik diperoleh pada waktu 45 menit dengan perolehan persentase kadar mangan sebesar 78.311%. Dari hasil analisa XRD yang dilakukan terjadi perubahan fasa MnO2 menjadi Mn2O3 pada suhu 900 °C dan Mn2O3 menjadi Mn3O4 pada suhu 1000 °C. Muncul pula fasa baru yaitu Mn2SiO4 pada suhu 1000 dan 1100 °C. Menurut hasil analisis data kinetika yang telah dilakukan dalam penelitian ini maka laju reaksi reduksi mangan pada penelitian ini dikendalikan oleh reaksi difusi dengan energi aktivasi sebesar 6,2508 kJ/mol = 1,4939 kcal/mol. Kata Kunci: Biji mangan, kinetika reduksi, reduksi, reduktor. Research has been carried out to observe the effect of temperature and reduction time variations on the transformation of the manganese ore phase from east nusa tenggara using palm shells as a reducing agent. This study aims to determine the effect of temperature variations and reduction time with the addition of a palm shell charcoal reducing agent to the transformation of manganese ore phase and the addition of a percentage of contained manganese content. In addition, this study also aims to determine the reduction kinetics and reaction rates that occur in the reduction process of this study. The reduction process started with variations in temperature of 900, 1000, and 1100 °C within 15 minutes with a composition of 8.5 manganese ore and a palm-shell charcoal reductor of 1.5 grams. After obtaining the best temperature variations, the reduction was done with the reduction time variations of 15, 30, 45, 60, and 75 minutes using the best temperature from the results of previous experiments. Then, the reduced sample was characterized using XRF and XRD. From the XRF analysis, the best results for the effect of temperature variations were obtained at 1100 0C with an Mn content of 75.47% and the best holding time was obtained at 45 minutes with the acquisition of a percentage of manganese content of 78.311%. From the results of XRD analysis, there were phases change of MnO2 to Mn2O3 at 900 °C and Mn2O3 to Mn3O4 at 1000 °C. A new phase was also emerging, Mn2SiO4 at temperatures of 1000 and 1100 °C. According to the results of the kinetic data analysis that has been carried out in this study, the manganese reduction reaction rate in this study is controlled by the diffusion reaction with an activation energy of 6,2508 kJ / mol = 1.4939 kcal / mol. Keywords: Manganese ore, kinetics of reduction, reduction, redactor.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika
500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 530 Fisika
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Fisika
Pengguna Deposit: UPT . Teti Novianti
Date Deposited: 04 Apr 2022 07:26
Terakhir diubah: 04 Apr 2022 07:26
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/57523

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir