PERENCANAAN HEAT EXCHANGER PADA BINARY POWER PLANT KAPASITAS 100 KW YANG MEMANFAATKAN UAP SISA PLTP ULU BELU

Rendy Dwi Anggara Prasetia, 1015021050 (2014) PERENCANAAN HEAT EXCHANGER PADA BINARY POWER PLANT KAPASITAS 100 KW YANG MEMANFAATKAN UAP SISA PLTP ULU BELU. Fakultas Teknik, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRACT.pdf

Download (23Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
3. COVER DALAM.pdf

Download (293Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
4. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (570Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
5. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (541Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
6. LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (284Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
7. RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (176Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
8. PERSEMBAHAN.pdf

Download (27Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
9. MOTO.pdf

Download (38Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
10. SAN WACANA.pdf

Download (302Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR ISI.pdf

Download (266Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
12. DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (163Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
13. DAFTAR TABEL.pdf

Download (155Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
14. DAFTAR SIMBOL.pdf

Download (178Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
15. BAB I.pdf

Download (293Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
16. BAB II.pdf

Download (806Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
17. BAB III.pdf

Download (110Kb) | Preview
[img] Text
18. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1546Kb)
[img]
Preview
Text
19. BAB V.pdf

Download (93Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
20. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (174Kb) | Preview

Abstrak

Binary power plant adalah sistem pembangkitan listrik yang mana fluida panas bumi, dimanfaatkan sebagai sumber panas utama untuk memanaskan fluida kerja yang memiliki titik didih rendah dengan menggunakan alat penukar panas dari fase cair menjadi fase gas. Tujuan dari penelitian ini yaitu merencanakan heat exchanger pada binary power plant kapasitas 100 KW, menghitung dan menentukan dimensi-dimensi tiap komponen dari heat exchanger, mengetahui besar longitudinal stress, circumferential stress dan thermal stress yang terjadi pada heat exchanger. Perencanaan ini menggunakan standar TEMA dan ASME Section VIII Divisi 1 dengan tahapan yaitu sebagai berikut, menentukan jenis heat exchanger yang akan didesain, menghitung dimensi tiap komponen, menentukan jenis material yang digunakan, menghitung tegangan yang terjadi pada tiap komponen heat exchanger, menggambar desain menggunakan software solidwork, serta membuat program perhitungan dalam perencanaan heat exchanger. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dimensi dari heat exchanger yaitu berdiameter 0,5 m, panjang 3,6 m, dan tebal dinding yaitu 9,5 x 10-3 m. Tegangan total yang paling besar yaitu tegangan total arah circumferential yang terjadi pada komponen shell dengan nilai sebesar 163,5 Mpa. Tegangan-tegangan yang terjadi pada tiap komponen lebih kecil dibandingkan nilai tegangan ijin material pada nilai SF 1,5 yang direncanakan. Abstract Bahasa Inggris Binary power plant is power plant system in which using the geothermal fluid as the primary heat source to boil the working fluid which has a low boiling point by using the heat exchanger from the liquid phase to the gas phase. The purpose of this research is to design a heat exchanger for binary power plant capacity 100 KW, to calculating and to determine the dimensions of heat exchanger component, to knowing longitudinal stress, circumferential stress, and thermal stress that occurs in the heat exchanger. The standard TEMA and ASME section VIII division 1 were used in the design, with the following stages: determining the type of heat exchanger that will be designed, calculating the dimensions of each component, specifyng the type of material used, calculating the stress occurs in each component, drawing design with using solidwork, and making the calculations program in heat exchanger design. Results of the research showed that the dimensions of the heat exchanger, uch as 0,5 m in diameter, 3,6 m length, and the wall thickness is 9,5 x 10-3 m. The total maximum stress occurs in circumferential direction of the shell, that is 163,5 Mpa. The stresses is still smaller than the material allowable stress, which suits to the safety factor SF 1,5 that was planned.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Teknik Mesin
Depositing User: 1233345 . Digilib
Date Deposited: 15 Dec 2014 01:59
Last Modified: 15 Dec 2014 01:59
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/5770

Actions (login required)

View Item View Item