STUDY PERUBAHAN FASA ALUMINA YANG DIHASILKAN DENGAN METODE ELEKTROKIMIA

Lidiya Permata Dewi, 1017041048 (2014) STUDY PERUBAHAN FASA ALUMINA YANG DIHASILKAN DENGAN METODE ELEKTROKIMIA. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (43Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (49Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (31Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (208Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (49Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (638Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (643Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSEMBAHAN.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (28Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SURAT PERNYATAAN.pdf

Download (203Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (87Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (321Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (49Kb) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1092Kb)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (57Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (110Kb) | Preview

Abstrak

Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari pengaruh suhu sintering terhadap perubahan fasa alumina yang dihasilkan dengan metode elektrokimia. Terkait dengan pembuatannya, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh potensial dan pH, dengan melakukan percobaan pada pH 4 hingga 10, dan potensial 16 hingga 22 volt, dengan waktu 24 jam, untuk mendapatkan kondisi dengan jumlah alumina yang paling optimum. Sampel alumina selanjutnya disintering pada suhu 400, 800, dan 1200 oC. Hasil yang diperoleh mengindikasikan bahwa jumlah alumina yang paling banyak dihasilkan pada pH 4 dan potensial 22 Volt. Hasil FTIR menunjukkan sampel sebelum disintering dan yang disintering pada suhu 400 dan 800 oC mengandung gugus O-H dan Al-O, sedangkan sampel yang disintering pada suhu 1200 oC hanya terdiri dari gugus Al-O. Hasil XRD mengindikasikan bahwa sampel sebelum sintering terdiri dari β-Al(OH)3 dan AlOOH. Komposisi sampel ini berubah secara bertahap menjadi γ-Al2O3 dan AlOOH setelah disintering pada suhu 400 oC, kemudian menjadi sempurna γ-Al2O3 setelah disintering pada suhu 800 oC dan menjadi α-Al2O3 setelah disintering pada suhu 1200 oC. Hasil SEM menunjukkan bahwa sampel terdiri dari partikel dengan ukuran dan bentuk yang berbeda, namun semakin homogen setelah sampel disintering pada suhu 1200 oC. karakterisasi dengan EDS menunjukkan bahwa sampel terdiri dari unsur Al dan O, yang mendukung pembentukan Al2O3. Pengukuran konduktivitas termal menunjukkan bahwa sampel merupakan isolator panas. Kata kunci: Al2O3, Metode Elektrokimia, FTIR, XRD, SEM/EDS. ABSTRACT BAHASA INGGRIS This research was conducted to study the effect of sintering temperatures on the phase transition of alumina prepared using electrochemical method. Preparation of alumina was carried out at different potentials and pHs and constant time of 24 hours. The alumina obtained at optimum condition was subjected to sintering treatment at different temperatures of 400, 800, and 1200 °C. The results obtained indicate that the largest quantity of alumina was produced at pH 4 and potential 22 volt. The results of FTIR showed that the unsintered and those sintered at 400 and 800 °C containing OH groups and Al-O, whereas the samplesintered at 1200 °C only consists of Al-O groups. The results of XRD indicate that the unsintered sample consists of β-Al(OH)3 and AlOOH. The composition of the sample was found to change gradually into γ-Al2O3 and AlOOH after being sintered at temperature of 400 °C, then completely changed into γ-Al2O3 at temperature of 800 °C, and into α-Al2O3 at 1200 oC. the results of SEM showed that the samples consisted of particles with different sizes and shapes, and the sample subjected to sintering tretament at 1200 °C display more homogeneous surface. Characterization by EDS showed that the samples consist of elements Al and O, supporting the formation of Al2O3. Thermal conductivity measurements indicate that the samples are heat insulators. Keywords: Al2O3, Electrochemical Method, FTIR, XRD, SEM/EDS.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Fisika
Depositing User: 203592 . Digilib
Date Deposited: 18 Dec 2014 06:48
Last Modified: 18 Dec 2014 06:48
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/5837

Actions (login required)

View Item View Item