ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETERNAK SAPI POTONG PADA KELOMPOK TANI TERNAK LIMOUSIN DI DESA ASTOMULYO KECAMATAN PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

ANNISA DWI MARTHA, 151414131049 (2019) ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETERNAK SAPI POTONG PADA KELOMPOK TANI TERNAK LIMOUSIN DI DESA ASTOMULYO KECAMATAN PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (104Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2605Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1570Kb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan peternak sapi, pendapatan rumah tangga peternak sapi dan tingkat kesejahteraan peternak sapi anggota Kelompok Ternak Limousin. Penelitian ini dilakukan secara sengaja pada Januari-Februari 2019 di Desa Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, menggunakan metode survei. Ada 45 responden yang diambil dengan menggunakan Simple Random Sampling. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan analisis pendapatan (Revenue-Cost Ratio-R/C), analisis pendapatan rumah tangga, dan tingkat kesejahteraan rumah tangga peternak berdasarkan kriteria Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata peternak berdasarkan biaya tunai dan total biaya sebesar Rp138.882.134,78 per tahun dan Rp132.405.206,29 per tahun. Usaha ternak sapi layak dan menguntungkan karena memperoleh rasio penerimaan dengan biaya tunai dan total biaya lebih dari satu (R/C>1) yaitu 1,44 dan 1,41. Usaha ternak sapi memberikan kontribusi terbesar pada pendapatan rumah tangga sebesar 94,38%, sedangkan sisanya berasal dari kegiatan usahatani (on farm), kegiatan yang masih ada kaitannya dengan pertanian (off farm), dan kegiatan non pertanian (non farm). Berdasarkan kriteria BPS, 91,11% rumah tangga peternak di Desa Astomulyo berada dalam kategori sejahtera. Kata kunci: kesejahteraan rumah tangga, pendapatan, peternak This study aims to analyze the income of breeder income, breeder household income, and welfare level of breeder the members of Limousin Livestock Group. This research was carried out intentionally in January-February 2019 in Astomulyo Village, Punggur Sub District, Central Lampung Regency, using a survey method. There are 45 respondents taken by Simple Random Sampling Method. Data are analyzed by quantitatively and qualitatively using income analysis (Revenue-Cost Ratio-R/C), household income analysis, and breeder welfare level based on the criteria of the Central Bereu of Statistics (BPS). The results show that the average income of farmers based on cash costs and total costs is Rp138,882,134.78 per year and Rp.132,405,206.29 per year. Cattle business is feasible and profitable because the ratio of revenue to cash costs and a total cost more than one (R/C> 1), namely 1.44 and 1.41. Cattle business gives the biggest contribution to household income by 94.38%, while the rest comes from on farm, off farm, and non-farm. Based on BPS criteria, 91.11% of breeder households in Astomulyo Village are in the welfare category. Keywords: breeder, household welfare, income

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi
600 Teknologi > 630 Pertanian
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agribisnis
Depositing User: 2018083407 . Digilib
Date Deposited: 16 Oct 2019 02:41
Last Modified: 16 Oct 2019 02:41
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59311

Actions (login required)

View Item View Item