PENGARUH OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN NITROGEN JANGKA PANJANG TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT PADA PERTANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI LAHAN POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG, BANDAR LAMPUNG

NADIA KOMALA DEWI, 1514121157 (2019) PENGARUH OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN NITROGEN JANGKA PANJANG TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT PADA PERTANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI LAHAN POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG, BANDAR LAMPUNG. UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS PERTANIAN.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK.pdf

Download (16Kb) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2554Kb)
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2493Kb) | Preview

Abstrak

Persiapan lahan perlu dilakukan agar kondisi lahan sesuai untuk pertumbuhan tanaman. Kegiatan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi lahan tersebut adalah pengolahan tanah dan pemupukan Nitrogen. Sistem olah tanah dan pemupukan yang tepat akan mempengaruhi sifat fisik tanah, salah satunya yaitu dapat memperbaiki kemantapan agregat tanah. Penelitian ini merupakan penelitian jangka panjang tahun ke-32 yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem olah tanah terhadap kemantapan agregat tanah, pengaruh pemupukan Nitrogen terhadap kemantapan agregat tanah dan interaksi keduanya terhadap kemantapan agregat tanah. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Negeri Lampung. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor dan 4 ulangan. Faktor pertama adalah sistem olah tanah Nadia Komala Dewi yaitu olah tanah intensif (T1), olah tanah minimum (T2) dan tanpa olah tanah (T3). Faktor kedua yaitu pemupukan Nitrogen dengen dosis 0 kg N ha-1 (N0) dan 200 kg N ha-1 (N2). Variabel pengamatan meliputi kemantapan agregat tanah, Corganik dan bobot kering akar tanaman jagung. Keragaman data dianalisis melalui uji homogenitas ragam menggunakan uji Barlett dan adivitas data diuji dengan uji Tukey. Data dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemantapan agregat tanah terbaik terdapat pada perlakuan tanpa olah tanah dengan nilai kemantapan agregat 71,98% dengan harkat mantap. Pada perlakuan olah tanah minimum didapat harkat kemantapan agregatnya yaitu agak mantap dengan nilai kemantapan agregat 52,83%, sedangkan pada olah tanah intensif didapat harkat kurang mantap dengan nilai kemantapan agregat 46,82%. Perlakuan pemupukan N jangka panjang dengan dosis 200 kg ha-1 dan 0 kg ha-1 tidak berpengaruh terhadap kemantapan agregat tanah dan tidak terjadi interaksi antara perlakuan sistem olah tanah dan pemupukan N jangka panjang terhadap kemantapan agregat pada pertanaman jagung. Kata kunci: kemantapan agregat, olah tanah, pemupukan Nitrogen

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi
600 Teknologi > 630 Pertanian
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknologi
Depositing User: 2018086883 . Digilib
Date Deposited: 18 Oct 2019 02:51
Last Modified: 18 Oct 2019 02:51
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59380

Actions (login required)

View Item View Item