PENGARUH LAMA PENYINARAN UV TERHADAP KEMAMPUAN TUMBUH, SPORULASI, VIABILITAS DAN PATOGENISITAS JAMUR Beauveria bassiana PADA MEDIA FUNGISIDA METIL TIOFANAT

HANI LISTYANI, 1414121103 (2019) PENGARUH LAMA PENYINARAN UV TERHADAP KEMAMPUAN TUMBUH, SPORULASI, VIABILITAS DAN PATOGENISITAS JAMUR Beauveria bassiana PADA MEDIA FUNGISIDA METIL TIOFANAT. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK.pdf

Download (56Kb) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3065Kb)
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2996Kb) | Preview

Abstrak

B. bassiana merupakan jamur entomopatogen yang banyak digunakan untuk mengendalikan hama wereng pada padi. Dalam aplikasinya di lapangan, jamur ini akan tertekan oleh aplikasi fungisida yang digunakan untuk mengendalikan jamur patogen tanaman, termasuk fungisida bahan aktif metil tiofanat. Dalam proses perbanyakan dan aplikasi di lapangan kemungkinan besar dapat terjadi penurunan kualitas dan virulensi sporanya. Beberapa laporan menyebutkan bahwa iradiasi sinar UV mempengaruhi sporulasi dan patogenisitas jamur entomopatogen. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lama penyinaran UV terhadap kemampuan tumbuh pada media metil tiofanat, sporulasi, viabilitas spora dan patogenisitas jamur Beauveria bassiana. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Waktu penelitian dimulai pada bulan April 2018 sampai dengan Desember 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 ulangan. Hasil penelitian ii menunjukkan bahwa jamur B. bassiana pada semua taraf perlakuan lama penyinaran sinar UV 1 sampai 10 menit mampu tumbuh pada media PDA yang mengandung fungisida setelah 7 HSI, Sedangkan jamur tanpa perlakuan penyinaran sinar UV tidak mampu tumbuh. Pada uji sporulasi jamur B. bassiana pada semua taraf perlakuan lama penyinaran sinar UV berbeda nyata Sporulasi tertinggi pada B. bassiana wild type yaitu 8,9 x 106 spora/ml. Selanjutnya perlakuan lama penyinaran uv 1 menit dan 10 menit merupakan sporulasi tertinggi yaitu 1,7 x 106spora/ml. Pada uji viabilitas B. bassiana wild type memiliki viabilitas spora tertinggi yaitu 90,29 % . Selanjutnya perlakuan lama penyinaran sinar UV yang tertinggi adalah perlakuan 10 menit (82,92 %). Perlakuan kontrol memiliki persentase mortalitas terendah (0 %). Berdasarkan hasil uji patogenisitas B. bassiana terhadap kutu beras, semua taraf perlakuan memiliki mortalitas rendah karena persentase kematian kurang dari 30,99%. Persentase tertinggi yaitu pada perlakuan kontrol yang hanya mencapai 25%. Kata kunci: Beauveria bassiana, sinar UV Hani Listyani

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi
600 Teknologi > 630 Pertanian
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknologi
Depositing User: 2018088486 . Digilib
Date Deposited: 18 Oct 2019 08:57
Last Modified: 18 Oct 2019 08:57
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59417

Actions (login required)

View Item View Item