LAJU FILTRASI KERANG DARAH Anadara granosa (Linnaeus, 1758) DAN KERANG HIJAU Perna viridis (Linnaeus, 1758) SEBAGAI BIOFILTER LIMBAH PENDEDERAN IKAN KERAPU MACAN Ephinephelus fuscoguttatus (Forsskal, 1775)

MERLINDA SEPTIA NITAMI, 1514111028 (2019) LAJU FILTRASI KERANG DARAH Anadara granosa (Linnaeus, 1758) DAN KERANG HIJAU Perna viridis (Linnaeus, 1758) SEBAGAI BIOFILTER LIMBAH PENDEDERAN IKAN KERAPU MACAN Ephinephelus fuscoguttatus (Forsskal, 1775). FAKULTAS PERTANIAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (54Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1856Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1576Kb) | Preview

Abstrak

Ephinephelus fuscoguttatus) ke perairan mengakibatkan penurunan kualitas air, ditandai tingginya konsentrasi bahan organik dan anorganik yang melebihi baku mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju filtrasi kerang darah (Anadara granosa) dan kerang hijau (Perna viridis) dalam menurunkan konsentrasi TSS, NH3, NO2 dan PO4. Penelitian ini mengunakan air limbah 20 L/akuarium dengan kepadatan hewan uji (20 ind/0,12 m2). Terdapat tiga perlakuan yaitu A (Kerang darah), B (Kerang hijau) dan C (Kerang darah dan hijau) dengan 3 ulangan. Berdasarkan hasil penelitian laju filtrasi kerang yang optimal untuk parameter TSS, NH3, dan NO2 adalah pada jam ke-24, sedangkan parameter PO4 pada jam ke-48. Konsentrasi TSS pada perlakuan A, B dan C bernilai 1 mg/L dengan laju filtrasi 17,92 ml/jam. Adapun laju filtrasi optimal untuk konsentrasi NH3, NO2, dan PO4 masing-masing terjadi pada perlakuan C, B, dan A dengan nilai laju filtrasi;konsentrasi (499,01 ml/jam; 0,06 mg/L), (78,91 ml/jam; 0,16 mg/L) dan, (29,90 ml/jam;0,55 mg/L). Kata Kunci: Kerang darah, Kerang hijau, NH3, NO2, PO4, TSS The impact of tiger grouper (Ephinephelus fuscoguttatus) culture waste disposal to the waters leads to water quality degradation, shown by the high concentration of organic and inorganic material exceeds the standard. The purpose of this research is to know the filtration rate of blood cockle (Anadara granosa) and green mussel (Perna viridis) in decreasing concentration of TSS, NH3, NO2, and PO4. This research is using waste-water 20 L/aquarium with 20 ind/0.12 m2 the density of test shell. There are tree treatment such as A (blood cockle), B (green mussel), and C (blood cockle and green mussel) with tree repetition. Based on the results of the research the optimal filtration rate for the parameters of TSS, NH3, and NO2 was at the 24th hour, while the PO4 parameter at the 48th hour. TSS parameters in treatments A, B and C have filtration rates 17,92 ml/hour with concentrations 1 mg/L. The optimal filtration rate for NH3, NO2, and PO4 concentrations each occurred in C, B, and A treatments with filtration rate;concentration (499,01 ml/hour; 0,06 mg/L), (78,91 ml/hour; 0,16 mg/L) and (29,90 ml/hour; 0,55 mg/L). Keywords : blood cockle, green mussels, NH3, NO2, PO4, TSS

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi
600 Teknologi > 630 Pertanian
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Budidaya Perairan
Depositing User: 2018084929 . Digilib
Date Deposited: 23 Oct 2019 07:26
Last Modified: 23 Oct 2019 07:26
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59569

Actions (login required)

View Item View Item