ANALISIS KESALAHAN PELAFALAN BUNYI VOKAL BAHASA PRANCIS PADA MAHASISWA BAHASA PRANCIS SEMESTER II UNIVERSITAS LAMPUNG

RISKA LUVITA YANTI , 1413044035 (2019) ANALISIS KESALAHAN PELAFALAN BUNYI VOKAL BAHASA PRANCIS PADA MAHASISWA BAHASA PRANCIS SEMESTER II UNIVERSITAS LAMPUNG. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (438Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2841Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2842Kb) | Preview

Abstrak

erbedaan sistem fonetik antara bahasa Prancis dan bahasa Indonesia menimbulkan kesulitan pada pebelajar untuk menguasai bunyi bahasa Prancis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan pelafalan bunyi vokal yang dilakukan oleh mahasiswa bahasa Prancis semester II Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis dan mengidentifikasi faktor penyebab kesalahan pelafalan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu pelafalan mahasiswa bahasa Prancis semester II yang berbahasa pertama bahasa Indonesia. Sampel penelitian diambil sebesar 100% dari jumlah mahasiswa yang memiliki bahasa ibu yaitu bahasa Indonesia, sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 3 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui teknik rekam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan bunyi vokal yang dilakukan oleh mahasiswa bahasa Prancis terletak pada bunyi [oe], [ ], [ø], [oe ], [ ], dan [ ] Kesalahan tersebut terdapat pada kata peur, neuf, soeur, oeuvre, blonde, union,population, voeu, monsieur, jeûner, dieu, emprunt, humble, temps, danseur, ii chambre, dan faim. Faktor penyebab terjadinya kesalahan pelafalan ada dua yaitu faktor interlingual dan intraligual. Faktor interlingual disebabkan adanya pengaruh bahasa pertama (B1) yaitu bahasa Indonesia dalam mempelajari bahasa Prancis sebagai bahasa kedua (B2). Sedangkan faktor intralingual disebabkan karena ketidaktahuan akan pembatasan kaidah dan penyamarataan berlebihan atau over generalization. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kesalahan pelafalan terbanyak yang dilakukan oleh mahasiswa terdapat pada bunyi vokal nassal dan faktor penyebab terjadinya kesalahan yang paling dominan yaitu faktor intralingual, khususnya pada ketidaktahuan akan pembatasan kaidah dan penyamarataan berlebihan atau over generalization. Kata kunci: kesalahan pelafalan, bunyi vokal bahasa Prancis, faktor penyebab kesalahan. ABSTRAIT La différence entre la système phonétique du français et de l’indonésien entraîne les dificultés de prononciation des sons du français, surtout les sons voyelles. Cette recherche a but pour décrire la forme des erreurs de prononciation des voyelles chez les étudiants et les facteurs causant des erreurs. La méthode dans cette recherche est la méthode descriptive qualitative. Les sujets de cette recherche sont les étudiants de français de second semestre dont la langue maternelle est l’indonesien. Le sample vient de 100% de chaque classe. La technique de collecte des données de cette recherche est la technique d’enregristrement. Les résultats dans cette recherche indiquent que les erreurs de prononciation se trouvent dans les sons [oe], [ ], [ø], [oe ], [ ], et [ ]. Les erreurs se trouvent dans les mots peur, neuf, soeur, oeuvre, blonde, union,population, voeu, monsieur, jeûner, Dieu, emprunt, humble, temps, danseur, chambre, et faim. Ces erreurs sont provoquées par le facteur interlingual et intralingual. Le facteur interlingual constitue l’influence de la langue maternelle. Mais, les facteurs intralinguals sont l’ignorance des restrictions des régles du langage et le sur-généralisation. Basé sur les résultats de recherches, on peut conclure que connaître les formes des erreurs de prononciation aux sons voyelles français et les facteurs qui causent des erreurs. iv Les erreurs de la prononciation se trouvent plus beaucoup dans le son voyelle nassal. Les facteurs d’erreurs qui ont plus dominer sont le facteur intralingual, surtout l’ignorance des restriction dans les régles du langage et sur-généralisation.. Mots clés : la français, les erreurs de prononciation, et les voyelles.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 400 Bahasa > 440 French & terkait bahasa
Program Studi: Fakultas KIP > Prodi Bahasa Prancis
Depositing User: 2018082938 . Digilib
Date Deposited: 28 Oct 2019 07:21
Last Modified: 28 Oct 2019 07:21
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59698

Actions (login required)

View Item View Item