ANALISIS KASUS ANAK PEREMPUAN KORBAN INCESTDI LAMPUNG (Studi Kasus Pada UPTD Perlindungan Perempuan dan AnakProvinsi Lampung)

Nabilla Miftahul Rizka, 1816011012 (2022) ANALISIS KASUS ANAK PEREMPUAN KORBAN INCESTDI LAMPUNG (Studi Kasus Pada UPTD Perlindungan Perempuan dan AnakProvinsi Lampung). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (133Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1275Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (490Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK ANALISIS KASUS ANAK PEREMPUAN KORBAN INCESTDI LAMPUNG (Studi Kasus Pada UPTD Perlindungan Perempuan dan AnakProvinsi Lampung) Oleh Nabilla Miftahul Rizka Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus anak perempuan korban incest di Lampung (Studi kasus pada UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Lampung). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif denganpendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara mendalam, studi pustakadan dokumentasi. Fokus penelitian adalah faktor penyebab incest, kondisi korban, peran orang tua dan pelayanan dari lembaga dalam menangani kasus incest. Datapenelitian diperoleh dari 6 (enam) orang informan yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab incest berasal dari tiga sumber yaitu faktor dari pelaku, korban dan orang tua. Pertama, adanya perilakumenyimpang pelaku akibat tidak memperoleh kebutuhan seksual dari pasangan, ego penyaluran nafsu yang tidak terkendali, kurangnya pengetahuan bahaya incest terhadap korban dan rendahnya empati pada penderitaan korban. Kedua, korbantidak memiliki cukup daya, kemampuan dan pengetahuan untuk menghidari kejahatan seksual incest. Ketiga, orang tua yang di sibukkan oleh urusan ekonomi dan tidak membekali korban dengan pendidikan seksual sejak dini untukperlindungan seksualnya. Kondisi korban incest mengalami dampak burukbaikfisik, psikologis maupun sosial karena korban mengalami trauma yangberkepanjangan. Peran orang tua dalam proses pendampingan korban mengalami sedikit kebingungan karena kurang paham mengenai perlindungan terhadapanakyang menjadi korban. Peran Lembaga dalam kasus ini yaitu memberikan layananyang dibutuhkan korban berupa layanan konseling, layanan kesehatan dan layananhukum dalam membantu korban hingga kasusnya selesai dan pelaku dijatuhi hukuman. Rekomendasi bagi UPTD PPA Provinsi Lampung dan seluruh lapisanmasyarakat agar dapat bekerja sama dalam melindungi anak yang menjadi korbanmaupun yang tidak untuk dapat meminimalisir jumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Kata Kunci : Anak, Orangtua, Kasus Incest, UPTD PPA Provinsi Lampung

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 304 Faktor yang mempengaruhi perilaku sosial
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Sosiologi
Pengguna Deposit: 2203355859 . Digilib
Date Deposited: 18 Apr 2022 03:46
Terakhir diubah: 18 Apr 2022 03:46
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59816

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir