PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA: STUDI KASUS DI SMK NEGERI 1 LABUHAN MARINGGAI

Puri Amelia Mustika , 1813043043 (2022) PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA: STUDI KASUS DI SMK NEGERI 1 LABUHAN MARINGGAI. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK.pdf

Download (67Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (11Mb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (11Mb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang proses pembelajaran tatap muka terbatas yang terdiri dari proses persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran tatap muka terbatas yang terdiri dari seluruh kegiatan persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran dengan studi kasus di SMK Negeri 1 Labuhan maringgai. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru seni budaya, wakil kepala kurikulum dan 5 siswa di SMK Negeri 1 Labuhan Maringgai. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan meliputi tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa tahap persiapan terdiri dari sekolah mempersiapan protokol kesehatan dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) baru. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan dengan menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas dan pembelajaran online. Pembelajaran tatap muka terbatas disekolah membatasi jumlah siswa 50% jumlah siswa dalam satu kelas dan dengan waktu yang terbatas. Bentuk evaluasi yang digunakan disekolah ini yaitu tes tertulis dengan dikirimkan melalui online. Tes praktik dilakukan secara tatap muka terbatas. Kata kunci: Pembelajaran, Tatap muka terbatas, Seni budaya. This study discusses the limited face-to-face learning process of preparation, implementation, and evaluation processes. It describes the bit face-to-face learning process consisting of all learning preparation activities, learning implementation, and learning evaluation with a case study at SMK Negeri 1 Labuhan Maringgai. The approach in this research is descriptive qualitative. The study's data sources were teachers of cultural arts, co-head of curriculum, and 5 students at SMK Negeri 1 Labuhan Maringgai. Data collection techniques used include observation, einterviews, and documentation. The analysis technique used consists of the data reduction stage, the data presentation stage, and the conclusion drawing stage. This study found that the preparation stage consisted of schools preparing health protocols and new learning implementation plans (RPP). Limited face-to-face learning is implemented by applying little face-to-face learning and online learning. Limited face-to-face learning in schools limits the number of students to 50% of the number of students in one class and with a limited time. This school's evaluation form is a written test sent online. Practical tests are conducted face-to-face limited. Key words: Learning, Face-to-face limited, Cultural arts.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan
700 Seni, seni rupa, kesenian
Program Studi: FKIP > Prodi Pendidikan Seni Drama, dan Tari
Pengguna Deposit: 2203156343 . Digilib
Date Deposited: 19 Apr 2022 05:40
Terakhir diubah: 19 Apr 2022 05:40
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59977

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir