PERLAWANAN DALOM MANGKUNEGARA DI TELUK SEMAKA LAMPUNG PADA MASA KOLONIAL BELANDA TAHUN 1830-1853

RIRIN SAFITRI, 1413033057 (2019) PERLAWANAN DALOM MANGKUNEGARA DI TELUK SEMAKA LAMPUNG PADA MASA KOLONIAL BELANDA TAHUN 1830-1853. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (242Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2537Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2261Kb) | Preview

Abstrak

Latar belakang penelitian ini yaitu kedatangan Belanda di daerah Lampung, khususnya Semaka yang bertujuan untuk mengusai segala bentuk sumber daya yang ada, dan perlakuan Belanda yang sewenang-wenang terhadap rakyat Semaka, mengakibatkan timbulnya berbagai macam bentuk perlawanan dari rakyat khususnya Perlawanan Dalom Mangkunegara, dan karena rasa sakit hati Belanda atas perlakuannya terhadap ayahnya Batin Mangunang yang diasingkan keberadaannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaiamanakah Perlawanan Dalom Mangkunegara di Teluk Semaka Lampung pada Masa Kolonial Belanda Tahun 1830-1853?”. Tujuan dari penelitian ini adalah yaitu untuk dapat mengetahui serta menjelaskan perlawanan yang dilakukan Dalom Mangkunegara di Teluk Semaka Lampung pada Masa Kolonial Belanda Tahun 1830-1853. Metode penelitian yang digunakan adalah Historis yang terbagi atas heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi serta metode sejarah lisan. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara kepustakaan dan wawancara. Hasil data yang diperoleh dalam penilitian ini bahwa, perlawanan yang dilakukan oleh Dalom Mangkunegara terhadap Belanda berawal dari proses pembelajaran yang diajarkan ayahnya yaitu Batin Mangunang dan untuk melanjutkan perjuangan sang ayah setelah Batin Mangunang wafat. Proses perlawanan tersebut terjadi dalam kurun waktu tahun 1830-1832 yaitu Dalom Mangkunegara masih berusia remaja dan mengikuti ayahnya dalam melakukan perlawanan terhadap Belanda. Tahun 1832-1834 Dalom Mangkunegara mengumpulkan pasukan dan mempersiapkan strategi untuk melakukan perlawanan kembali. Tahun 1835-1853 Dalom Mangkunegara melakukan perlawanan dengan pasukannya sendiri dengan strategi yang telah matang, namun pada akhirnya meninggal karena sakit sebelum Belanda meninggalkan Semaka. Perlawanan ini berakibat pada beberapa aspek, yaitu aspek ekonomi bahwa hasil perkebunan lada, kopi, cengkeh, pala dikuasai kembali oleh Belanda, aspek pemerintahan yaitu dijadikannya rakyat pribumi yang bersedia tunduk kepada Belanda sebagai kepala daerah, aspek sosial budaya bahwa interaksi masyarakat yang sangat terbatas dan tidak dapat dilaksanakannya kegiatan adat seperti dalam perkawinan, dan aspek agama bahwa rakyat tidak dapat melakukan ibadah sebagaimana mestinya. Kata kunci : Lampung, Perlawanan Dalom Mangkunegara, Sejarah.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial, sosiologi & antropologi > 370 Pendidikan
900 Sejarah
Program Studi: Fakultas KIP > Prodi Pendidikan Sejarah IPS
Depositing User: 2018080241 . Digilib
Date Deposited: 12 Dec 2019 02:07
Last Modified: 12 Dec 2019 02:07
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59997

Actions (login required)

View Item View Item