PEMANTAUAN GAS METAN (CH4) PADA LAHAN SAWAH BERBASIS CYBER PHYSICAL SYSTEM DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR MQ-4 TERKOREKSI

YUNIAR, 1715061006 (2022) PEMANTAUAN GAS METAN (CH4) PADA LAHAN SAWAH BERBASIS CYBER PHYSICAL SYSTEM DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR MQ-4 TERKOREKSI. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (151Kb) | Preview
[img] FIle PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2640Kb)
[img]
Preview
FIle PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1833Kb) | Preview

Abstrak

Perubahan iklim merupakan fenomena global yang salah satunya dipicu oleh produksi gas metan (CH4). Salah satu sumber emisi gas metan di sektor pertanian yaitu lahan sawah. Lahan sawah sebagai salah satu sumber emisi gas rumah kaca (GRK), dimana tanaman padi berperan aktif dalam pelepasan emisi gas metan ke atmosfir yang bisa meningkatkan konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK). Dampak yang ditimbulkan adalah terjadinya kenaikan suhu bumi sehingga menyebabkan pemanasan global. Upaya untuk mendukung monitoring terhadap kadar gas metan di lahan sawah yakni dengan menggunakan alat untuk mengukur gas metan. Pemantauan gas metan juga diperlukan untuk mendapatkan data secara real-time di sawah yang dilakukan dari jarak jauh yang terhubung dengan internet. Sistem yang dibuat disertai dengan sensor MQ4, sensor suhu dan kelembaban udara (DHT22). Seluruh data yang dihasilkan dari sensor disimpan ke platform IOT Thinger.io. Hasil pengukuran sensor dikoreksi dengan membandingkan hasil pengukuran gas metan oleh Portabel Leak Gas Detector. Selanjutnya dilakukan analisis kinerja dari sistem yang dibuat dan analisis hasil pengukuran untuk melihat error rate. Penelitian ini telah berhasil mengembangkan sistem monitoring gas metan dengan menggunakan sensor MQ4 yang terkoreksi. Berdasarkan hasil perbandingan nilai gas metan terukur antara sensor MQ4 yang dibanding dengan Portable Leak Gas Detector diperoleh nilai koreksi sensor y=1.453x+55.446 yang kemudian dimasukkan ke dalam source code mikrokontroler. Hasil pengukuran setelah koreksi diperoleh error rate sebesar 1,5% yang artinya lebih rendah 20,7% dibandingkan sebelum kalibrasi. Hal ini menunjukkan bahwa sensor akan mengukur dan bekerja dengan optimal dengan nilai toleransi ±1.5%. Hasil pengukuran dapat dimonitoring dan disimpan melalui Thinger.io. Kata kunci : Gas Metana, Nilai Terkoreksi, Sensor MQ4, Thinger.io.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Elektro
Pengguna Deposit: 2203842878 . Digilib
Date Deposited: 20 Apr 2022 02:36
Terakhir diubah: 20 Apr 2022 02:36
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/60063

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir