KINERJA PENYULUH KEHUTANAN DALAM PROGRAM HUTAN KEMASYARAKATAN DI PROVINSI LAMPUNG

Yulistia Elena, 1724132002 (2021) KINERJA PENYULUH KEHUTANAN DALAM PROGRAM HUTAN KEMASYARAKATAN DI PROVINSI LAMPUNG. Other thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK - Atalah Printing (16).pdf

Download (16Kb) | Preview
[img] File PDF
TESIS FULL - Atalah Printing.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2975Kb)
[img]
Preview
File PDF
TESIS TANPA PEMBAHASAN - Atalah Printing.pdf

Download (2977Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Program Hutan Kemasyarakatan (HKm) adalah salah satu skema dari Program Perhutanan Sosial (PS), merupakan hutan negara yang pemanfaatan utamanya ditujukan untuk memberdayakan masyarakat. Penyuluh kehutanan sebagai ujung tombak pelaksanaan Program HKm diharapkan mempunyai kemampuan sebagai pendamping dan dapat membantu memecahkan permasalahan terkait pelaksanaan Program Hkm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh kehutanan terhadap pelaksanaan Program HKm, menganalisis hubungan antara peran penyuluh kehutanan dengan pelaksanaan Program HKm, dan menganalisis hubungan antara pelaksanaan Program HKm dengan kinerja penyuluh kehutanan. Penelitian ini dilakukan pada bulan November – Desember 2020 dengan responden sebanyak 70 orang anggota kelompok HKm dan 4 orang penyuluh kehutanan. Metode analisis data menggunakan analisis deskritif, Uji Mann Whitney dan Analisis Rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan peran penyuluh kehutanan dalam pelaksanaan program HKm. Peran penyuluh kehutanan perempuan lebih tinggi dibandingkan penyuluh kehutanan laki-laki. Peran penyuluh kehutanan berhubungan positif dengan pelaksanaan Program HKm. Pelaksanaan Program HKm berhubungan positif dengan kinerja penyuluh kehutanan. Kata Kunci : Kinerja, Penyuluh Kehutanan, Peran Penyuluh Kehutanan, Program HKm. The Community Forest Program (HKm) is one of the schemes of the Social Forestry Program (PS), a state forest whose main use is aimed at empowering the community. Forestry extension worker as the spearhead of the implementation of the HKm Program is expected to have the ability as a companion and can help solve problems related to the implementation of the Hkm Program. This study aims to analyze the role of forestry extension workers on the implementation of the HKm Program, analyze the relationship between the roles of forestry extension workers and the implementation of the HKm Program, and analyze the relationship between the implementation of the HKm Program and performance of forestry extension workers. This research was conducted in November – December 2020 with 70 respondents from the HKm group and 4 forestry extension workers. The data analysis method used descriptive analysis, Mann Whitney Test and Spearman Rank Analysis. The results of this study indicate that there are differences in the roles of of forestry extension workers in the implementation of the HKm Program. The role of female forestry extension workers is higher than that of male forestry extension workers. The gender role of forestry extension workers is positively related to the implementation of the HKm Program. The role of forestry extension workers is positively related to the implementation of the HKm Program. The implementation of the HKm Program is positively related to the performance of forestry extension workers. Keywords: Performance, Forestry Extension Workers, The Roles of Forestry Extension Workers, Community Forest Program

Jenis Karya Akhir: Tesis (Other)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Magister Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
Pengguna Deposit: UPT . Desi Zulfi Melasari
Date Deposited: 23 May 2022 01:44
Terakhir diubah: 23 May 2022 01:44
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/61515

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir