KERAGAAN MAKROZOOBENTOS PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DENGAN KERAPATAN YANG BERBEDA DI PANTAI SARI RINGGUNG, PESAWARAN, LAMPUNG

Ahmad Thaariq Azizi, 1614201026 (2021) KERAGAAN MAKROZOOBENTOS PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DENGAN KERAPATAN YANG BERBEDA DI PANTAI SARI RINGGUNG, PESAWARAN, LAMPUNG. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK - Nadya Andriani.pdf

Download (183Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL TANPA LAMPIRAN - Nadya Andriani.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1757Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN DAN LAMPIRAN ISI - Nadya Andriani.pdf

Download (1644Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Makrozoobentos merupakan organisme perairan yang hidup pada permukaan dan di dalam substrat. Pergerakan dari makrozoobentos sangat terbatas dan cenderung menetap pada suatu substrat (Barnes and Hughes,2004 dalam;Sahidin et al, 2014). Organisme ini umumnya berada pada ekosistem lamun dan menjadikan lamun se- bagai habitat dalam siklus hidupnya. Adanya hubungan tersebut menyebabkan ter- jadinya suatu interaksi yang kompleks dengan ekosistem lamun (Wahab et al., 2018). Apabila ekosistem padang lamun mengalami kerusakan, maka akan meng- ganggu kehidupan makrozoobentos. Oleh karena itu, mengingat pentingnya peran dari padang lamun dan makrozoobentos di suatu perairan, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji keragaan makrozoobentos pada kerapatan padang la- mun yang berbeda di Pantai Sari Ringgung, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lam- pung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mempelajari komposisi makrozoobentos dan hubungan antara kerapatan ekosistem padang lamun dengan keragaan makro- zoobentos di Pantai Sari Ringgung, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Pe- nelitian ini dilakukan pada Desember 2020 - Januari 2021 di Pantai Sari Ring- gung, Pesawaran, Lampung. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali se- lama penelitian. Analisis kualitas air pada sampel air dilakukan di Laboratorium BBPBL. Terdapat 4 kelas makrozoobentos yang terdiri dari asteroidea, bivalvia, gastropoda, dan polychaeta dengan kelimpahan tertinggi yaitu kelas gastropoda yang ditemukan pada perairan Pantai Sari Ringgung. Kerapatan lamun memenga- ruhi kelimpahan, keanekaragaman, dan keseragaman, serta tidak memengaruhi dominansi makrozoobentos yang ada di Pantai Sari Ringgung, Pesawaran, Lam- pung. Kata kunci: Ekosistem, lamun, makrozoobentos. Macrozoobenthos are aquatic organisms that live on the surface and in the sub- strate. The movement of macrozoobenthos is very limited and tends to settle on a substrate (Barnes and Hughes, 2004 in; Sahidin et al, 2014). These organisms are generally found in seagrass ecosystems and make seagrass a habitat in their life cycle. The existence of this relationship causes a complex interaction with the sea- grass ecosystem (Wahab et al., 2018). If the seagrass ecosystem is damaged, it will disrupt the life of macrozoobenthos. Therefore, considering the important role of seagrass and macrozoobenthos in waters, it is necessary to conduct a study to examine the performance of macrozoobenthos at different seagrass densities at Sari Ringgung Beach, Pesawaran Regency, Lampung Province. This research was aimed to study the composition of macrozoobenthos and the relationship between the density of the seagrass ecosystem and the performance of macrozooben-thos at Sari Ringgung Beach, Pesawaran Regency, Lampung Province. This research was conducted in December 2020 - January 2021 at Sari Ringgung Beach, Pesa- waran, Lampung. Sampling was carried out three times during the study. Analysis of water quality in water samples was carried out at the Lampung BBPBL Labora- tory. There were 4 classes of macrozoobenthos consisting of asteroidea, bivalvia, gastropods, and polychaeta with the highest abundance, namely the gastropod class found in the waters of Sari Ringgung Beach. Seagrass density affected abun- dance, diversity, and uniformity, and did not affect the dominance of macrozoo- benthos in Sari Ringgung Beach, Pesawaran, Lampung. Keywords: Ecosystem, macrozoobenthos, seagrass

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi S1-Sumberdaya Akuatik
Pengguna Deposit: UPT . Meda Sulistiana
Date Deposited: 27 May 2022 07:31
Terakhir diubah: 27 May 2022 07:31
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/61925

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir