TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP MENINGKATNYA KASUS PENCURIAN TOKO SEBAGAI DAMPAK PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus di Kelurahan Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung)

RANI APRIANI, 1716011092 (2021) TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP MENINGKATNYA KASUS PENCURIAN TOKO SEBAGAI DAMPAK PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus di Kelurahan Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT - Kak Dan (10).pdf

Download (11Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL - Kak Dan (12).pdf
Restricted to Hanya staf

Download (6Mb)
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN - Kak Dan (11).pdf

Download (5Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tanggapan Masyarakat Terhadap Meningkatnya Kasus Pencurian Toko Sebagai Dampak Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Di Kelurahan Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung). Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1). bagaimana sikap atau tanggapan masyarakat setempat terhadap meningkatnya kasus pencurian toko sebagai dampak pandemi COVID-19 2). bagaimana bentuk sikap dan tindakan atau reaksi masyarakat terhadap meningkatnya kasus pencurian toko sebagai dampak pandemi COVID-19 3). bagaimana solusi yang dapat dilakukan guna menanggulangi tindakan pencurian toko sebagai dampak pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian yaitu lima orang masyarakat yang menjadi korban kasus pencurian dimasa pandemi COVID-19, satu orang Lurah dan satu orang RT sebagai tokoh masyarakat di Kelurahan Gedung Meneng, dan satu orang Bhabinkamtibmas. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) tanggapan masyarakat terhadap meningkatnya kasus pencurian yaitu sangat menyayangkan akan maraknya hal tersebut karena disaat masyarakat sibuk menjaga diri agar terhindar dari COVID-19 maka harus waspada juga kepada tindak kejahatan yaitu aksi pencurian toko (2) sikap masyarakat terhadap maraknya kasus pencurian toko yaitu kesal, gelisah, trauma serta tidak nyaman dan menjadi merugi (3) solusi yang dilakukan oleh masyarakat yaitu meningkatkan tingkat keamanan lingkungan, kompak untuk menjaga satu sama lain. Kata kunci: pandemi covid-19, kasus pencurian toko. This study aims to determine the public's response to the increasing cases of shop theft as a result of the Covid-19 pandemic (Case Study in Gedung Meneng Village, Rajabasa District, Bandar Lampung City). The problems in this research are 1). how is the attitude or response of the local community to the increasing cases of shop theft as a result of the COVID-19 pandemic 2). what are the attitudes and actions or reactions of the public to the increasing cases of shop theft as a result of the COVID-19 pandemic 3). what are the solutions that can be taken to overcome the act of shop theft as a result of the COVID-19 pandemic. The method used is a qualitative research method with a descriptive approach. The informants in the study were five people who were victims of cases of theft during the COVID-19 pandemic, one Lurah and one RT as community leaders in Gedung Meneng Village, and one Bhabinkamtibmas. Collecting data using observation, interviews, and documentation. Data analysis used qualitative data analysis, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. From the results of the research and discussion, it can be concluded as follows: (1) the public's response to the increasing cases of theft is that it is very regretful of the prevalence of this because when people are busy guarding themselves to avoid COVID-19, they must also be alert to crime, namely the act of shop theft ( 2) people's attitudes towards the rampant shop theft cases are annoyed, nervous, traumatized and uncomfortable and become losers (3) the solution made by the community is to increase the level of environmental security, compact to take care of each other. Keywords: covid-19 pandemic, shop theft case.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 301 Sosiologi dan antropologi
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Sosiologi
Pengguna Deposit: UPT . Meda Sulistiana
Date Deposited: 30 May 2022 07:00
Terakhir diubah: 30 May 2022 07:00
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/62124

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir