PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK ARANG TEMPURUNG KELAPA TERHADAP DURABILITAS CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC)

ALFINA DWI PUTRI, 1715011010 (2022) PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK ARANG TEMPURUNG KELAPA TERHADAP DURABILITAS CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC). FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (6Mb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (3203Kb) | Preview

Abstrak

Seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan di Indonesia maka repetisi beban yang terjadi pada perkerasan jalan meningkat serta perubahan cuaca yang ekstrim dapat mengakibatkan kerusakan pada lapisan perkerasan jalan khususnya pada tingkat keawetannya (durabilitas) terutama pada lapisan paling atas yaitu lapisan AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course). Maka dari itu perlunya meningkatkan kualitas dari perkerasan jalan, salah satunya menginovasikan campuran beraspal dengan menambahkan bahan aditif. Bahan aditif yang ditambahkan dalam penelitian ini yaitu limbah tempurung kelapa yang diolah menjadi arang. Limbah tempurung kelapa di Indonesia sangat mudah ditemukan tetapi pemanfaatannya belum optimal, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk arang tempurung kelapa dengan kadar 0%, 3%, 6% dan 9% terhadap durabilitas campuran beraspal. Selanjutnya benda uji pada setiap kadar serbuk arang tempurung kelapa direndam dengan variasi lama perendaman 30 menit, 1 hari, 7 hari dan 14 hari dengan suhu 60˚C. Pengaruh penambahan arang tempurung kelapa pada campuran AC-WC ditinjau dari nilai Indeks Durabilitas Pertama (IDP) dan nilai Indeks Durabilitas Kedua (IDK) menunjukkan kehilangan kekuatan yang semakin besar seiring dengan bertambahnya kadar serbuk arang tempurung kelapa, hal ini dikarenakan serbuk arang tempurung kelapa adalah bahan organik yang rentan terhadap pengaruh air. Kata kunci : Serbuk Arang Tempurung Kelapa , AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course), Durabilitas With the rise in the number of vehicles on Indonesian roads, the frequency of loads that occur on road pavements rises, and extreme weather changes can damage the pavement layer, particularly at the level of durability (durability), particularly at the top layer, namely the AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course). As a result, it is required to improve the quality of road surface, one of which is to add additives to asphalt mixtures. Coconut shell waste, which is converted into charcoal, was used as an additive in this study. Because coconut shell waste is readily available in Indonesia, but its utilization is inefficient, this study intends to assess the effect of adding coconut shell charcoal powder at levels of 0%, 3%, 6%, and 9% on the durability of asphalt mixtures. Furthermore, the test objects at each level of coconut shell charcoal powder were submerged for 30 minutes, 1 day, 7 days, and 14 days at a temperature of 60˚C. Because coconut shell charcoal powder is an organic material, it is susceptible to the influence of water, the effect of adding coconut shell charcoal powder to the AC-WC mixture in terms of the First Durability Index (IDP) and Second Durability Index (IDK) values show a greater loss of strength as the coconut shell charcoal powder content increases. Keyword : Coconut shell charcoal powder, AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course), Durability

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
700 Seni, seni rupa, kesenian > 720 Arsitektur
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Sipil
Pengguna Deposit: 2203124013 . Digilib
Date Deposited: 02 Jun 2022 08:34
Terakhir diubah: 02 Jun 2022 08:34
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/62331

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir