ANALISIS DAYA SAING EKSPOR PATI UBI KAYU PROVINSI LAMPUNG

Nur Syavira Rahmalia Putri, 1714131053 (2021) ANALISIS DAYA SAING EKSPOR PATI UBI KAYU PROVINSI LAMPUNG. Fakultas Pertanian, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK - Nur Syavira RP.pdf

Download (84Kb) | Preview
[img] File PDF
NUR SYAVIRA SKRIPSI (tanpa lampiran) - Nur Syavira RP.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1203Kb)
[img]
Preview
File PDF
NUR SYAVIRA FILE SKRIPSI (tanpa pembahasan dan lampiran) - Nur Syavira RP.pdf

Download (933Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Daya saing merupakan keunggulan yang dimiliki suatu komoditas atau kemampuan suatu daerah dalam menghasilkan komoditas tersebut secara lebih efisien daripada daerah lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) keunggulan komparatif dan (2) keunggulan kompetitif ekspor pati ubi kayu Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Lampung. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Untuk menjawab tujuan satu dalam penelitian digunakan metode revealed comparative advantage (RCA) serta indeks spesialisasi perdagangan (ISP) dan tujuan kedua digunakan model berlian Porter. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pati ubi kayu Provinsi Lampung memiliki keunggulan komparatif dengan rata-rata nilai RCA sebesar 16,92. Nilai rata-rata ISP Provinsi Lampung adalah 0,69 yang menunjukkan bahwa Provinsi Lampung berada dalam posisi pertumbuhan sebagai pengekspor pati ubi kayu. Namun demikian Provinsi Lampung memiliki daya saing kompetitif yang lemah karena keterkaitan antar empat komponen utama yaitu 1) kondisi faktor sumberdaya dengan persaingan, struktur, dan strategi, 2) kondisi permintaan dengan industri terkait dan pendukung, 3) industri terkait dan pendukung dengan persaingan, struktur, dan strategi, dan 4) kondisi permintaan dengan persaingan, struktur, dan strategi tidak saling mendukung. Kata kunci : Daya saing, Metode RCA, ISP, Model Berlian Porter, Pati ubi kayu Competitiveness is the advantage of a commodity or the ability of a region to produce the commodity more efficiently than other regions. This study aims to analyze (1) comparative advantage and (2) competitive advantages export of Lampung Province cassava starch. To answer the first objective, the revealed comparative advantage (RCA) method and the trade specialization index (ISP) were used and the second objective was used the Porter diamond model. This study used secondary data with data collection carried out from March to June 2021. The study revealed that cassava starch in Lampung Province have comparative advantage with an average of RCA value at 16.92. The average ISP value of Lampung Province is 0.69 which indicates that Lampung Province is in a growth position as an exporter of cassava starch. However Lampung Province has weak competitiveness due to the linkages between four main components, specifically 1) the condition of resource factors with competition, structure, and strategy, 2) demand conditions with related and supporting industries, 3) related and supporting industries with competition, structure, and strategy, and 4) demand conditions with competition, structure, and strategy that do not support each other. Keyword : Cassava strach, Competitiveness, ISP, Porter diamond theory, RCA methode

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Agribisnis
Pengguna Deposit: UPT . Dito Nipati
Date Deposited: 03 Jun 2022 03:20
Terakhir diubah: 03 Jun 2022 03:20
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/62481

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir