IDENTIFIKASI RESERVOIR PANAS BUMI BONJOL BERDASARKAN ANALISA DATA MAGNETOTELLURIK, GEOLISTRIK DAN GEOFISIKA

ALFINA HIDAYATUL MAULA, 1715051025 (2022) IDENTIFIKASI RESERVOIR PANAS BUMI BONJOL BERDASARKAN ANALISA DATA MAGNETOTELLURIK, GEOLISTRIK DAN GEOFISIKA. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK.pdf

Download (179Kb) | Preview
[img] FIle PDF
FULL SKRIPSI_ALFINA HIDAYATUL MAULA_1715051025.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
FIle PDF
FULL SKRIPSI_ALFINA HIDAYATUL MAULA_1715051025_TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2890Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK IDENTIFIKASI RESERVOIR PANAS BUMI BONJOL BERDASARKAN ANALISA DATA MAGNETOTELLURIK, GEOLISTRIK DAN GEOKIMIA Oleh ALFINA HIDAYATUL MAULA Penelitian dan eksplorasi panas bumi merupakan hal yang masih dilakukan untuk mendapatkan sumber daya alam (SDA) sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan dalam bidang energi. Indonesia merupakan Negara dengan potensi panas bumi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke sebanyak 331 titik. Penelitian ini berfokus pada daerah dengan potensi panas bumi yang terletak di Sumatera Barat, Indonesia. Data yang digunakan adalah data magnetotellurik, geolistrik dan geokimia Hg. Pada penelitian ini data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dengan hasil akhir berupa model untuk mengetahui adanya reservoir dan heat source pada daerah penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian sebanyak 7 titik data magnetotellurik dengan hasil analisa berdasarkan model 2D magnetotellurik Nilai resistivitas rendah memiliki nilai 0-12 Ohm meter yang ditandai dengan warna merah hingga ke kuning. Nilai resistivitas sedang memiliki nilai 12-78 Ohm meter yang di tunjukkan oleh warna hijau. Nilai resistivitas tinggi memiliki nilai 78-500 Ohm meter yang ditunjukkan oleh warna biru. Pada model 2D magnetotellurik keberadaan reservoir yang ditunjukkan dengan nilai resistivitas sedang 12-120 Ohm meter dan heat source yang di tunjukkan dengan nilai resistivitas > 120 Ohm meter. Area prospek panas bumi tersebut dibatasi sesar padang baru dibagian barat laut dan sesar normal bonjol di bagian timur laut dibatasi dengan tahanan jenis rendah (<15 Ohm-m) yang terlihat dari AB/2 500 m dan AB/2 1000 m, metode geokimia juga mendukung daerah prospek dengan tingginya kandungan Hg tanah di sekitar mata air panas Padang baru. Kata Kunci: Panas Bumi, Magnetotellurik, Pemodelan, Reservoir Dan Heat Source. ABSTRACT IDENTIFICATION OF BONJOL GEOTHERMAL RESERVOIR BASED ON MAGNETOTELLURIC DATA ANALYSIS, GEOELECTRIC AND GEOCHEMICAL By ALFINA HIDAYATUL MAULA Geothermal research and exploration is something that is still being done to obtain natural resources as a form of fulfilling needs in the energy sector. Indonesia is a country with geothermal potential which spreads from Sabang to Merauke as many as 331 points. This study focuses on areas with geothermal potential located in West Sumatra, Indonesia. The data used are magnetotelluric, geoelectric, and geochemical Hg data. In this study, the data were analyzed qualitatively and quantitatively with the final result in the form of a model to determine the existence of reservoirs and heat sources in the research area. The data used in the study were 7 magnetotelluric data points with analysis results based on a 2D magnetotelluric model. Low resistivity values have a value of 0-12 Ohm meters which are marked in red to yellow. The medium resistivity value has a value of 12-78 Ohm meters which is indicated by the green color. The high resistivity value has a value of 78-500 Ohm meters which is indicated by the blue color. In the 2D magnetotelluric model, the presence of a reservoir is indicated by a moderate resistivity value of 12-120 Ohm meters and a heat source is indicated by a resistivity value > 120 Ohm meters. The geothermal prospect area is bounded by the new Padang Fault in the northwest and the Bonjol Normal Fault in the northeast and is limited by low resistivity (<15 Ohm-m) as seen from AB/2 500 m and AB/2 1000 m. support the prospect area with high soil Hg content around the Padang Baru hot spring. Keywords: Geothermal, Magnetotelluric, Modeling, Reservoir, and Heat Source

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 550 Ilmu bumi dan geologi
600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Geofisika
Pengguna Deposit: 2203502755 . Digilib
Date Deposited: 03 Jun 2022 09:18
Terakhir diubah: 03 Jun 2022 09:18
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/62539

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir