KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN ANEMIA YANG MELAHIRKAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) PADA DAERAH ENDEMIS MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HANURA KABUPATEN PESAWARAN

Hasan, 1718011166 (2022) KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN ANEMIA YANG MELAHIRKAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) PADA DAERAH ENDEMIS MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HANURA KABUPATEN PESAWARAN. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (151Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2080Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (2021Kb) | Preview

Abstrak

Latar Belakang: Malaria merupakan salah satu penyakit endemis di Indonesia dan Provinsi Lampung, khususnya kabupaten Pesawaran yang merupakan daerah endemis malaria. Ibu hamil termasuk golongan yang rentan terhadap malaria sehingga berpotensi menyebabkan anemia. Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor risiko terjadinya bayi berat lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu hamil dengan anemia yang melahirkan bayi berat lahir rendah pada daerah endemis malaria di wilayah kerja Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Jumlah sampel sebanyak 21 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran pada periode tahun 2017-2019. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling, kemudian dianalisis menggunakan uji univariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan usia kehamilan saat terdiagnosis malaria pada trimester kedua (10%), usia kehamilan trimester ketiga (90%), usia ibu hamil kurang dari 18 tahun dan lebih dari 35 tahun (19%), usia ibu hamil 18-35 tahun (81%), terinfeksi terinfeksi Plasmodium vivax (85,7%), terinfeksi Plasmodium falciparum (12,5%), anemia derajat sedang (95%), anemia derajat berat (5%), melahirkan bayi berat lahir normal (52%) dan melahirkan BBLR (49%). Prevalensi anemia pada ibu hamil yang melahirkan BBLR sebesar 48%. Kesimpulan: Karakteristik ibu hamil dengan anemia yang terbanyak adalah usia kehamilan saat terdiagnosis malaria pada trimester ketiga, usia ibu hamil 18-35 tahun, terinfeksi Plasmodium vivax, anemia derajat sedang, dan melahirkan BBLN. Prevalensi anemia pada ibu hamil yang melahirkan BBLR pada daerah endemis malaria di wilayah kerja Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran sebesar 48%. Kata Kunci: malaria, anemia pada ibu hamil, BBLR Background: Malaria is one of the endemic diseases in Indonesia and Lampung province, especially Pesawaran. Pregnant women are vulnerable with malaria followed by anemia. Anemia in pregnant women is one of the risk factors of babies which born with low birth weight (LBW). This study aims to study about the characteristics of pregnant women who give birth to LBW in malaria-endemic areas in the working area of Hanura Health Center Pesawaran. Methods: This study is an observational descriptive study. The sample number of 21 pregnant women in the working area of Hanura Health Center Pesawaran Regency in the period 2017-2019. The sample is determined using the total sampling technique, then analyzed using a univariate test. Results: The results showed the gestational age when diagnosed with malaria of the second-trimester (10%), the gestational age of the third-trimester (90%), the age of pregnant women less than 18 years and over 35 years (19%), the age of pregnant women 18-35 years (81%), infected with Plasmodium vivax (85.7%), infected with Plasmodium falciparum (12.5%), moderate anemia (95%), severe anemia (5%), giving birth to a normal birth weight babies (52%) and giving birth to LBW babies (49%). The prevalence of anemia in pregnant women who give birth to LBW babies is 48%. Conclusion: The most common characteristic of pregnant women with anemia is the age of third-trimester pregnancy when diagnosed with malaria, the age of pregnant women 18-35 years, infected with Plasmodium vivax, moderate anemia, and giving birth to a normal birth weight babies. The prevalence of anemia in pregnant women who gave birth to LBW babies in malaria-endemic areas in the working area of Hanura Health Center Pesawaran Regency amounted to 48%. Keywords: malaria, anemia in pregnant women, LBW

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2203809550 . Digilib
Date Deposited: 19 Jul 2022 06:06
Terakhir diubah: 19 Jul 2022 06:06
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/64152

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir