Anisa Miftakhul Jannah, 1714181019 (2022) PENGARUH KOMBINASI PUPUK KIMIA DAN PUPUK HAYATI CAIR TERHADAP PERUBAHAN SIFAT KIMIA TANAH, PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN PADI SAWAH VARIETAS SUPADI DI TRIMURJO, LAMPUNG TENGAH. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK (ABSTRACK).pdf Download (18kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus dan berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan tanah, sehingga menurunkan produktivitas lahan pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa pemberian kombinasi pupuk kimia dan pupuk hayati cair dapat meningkatkan sifat kimia tanah, pertumbuhan dan produksi padi sawah dibandingkan dengan hanya pemberian pupuk kimia (kontrol). Penelitian ini dilakukan di lahan sawah Desa Pujoasri, Trimurjo, Lampung Tengah. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Cogen PT. Great Giant Pineapple, Lampung Tengah, pada bulan Oktober 2020 - Maret 2021. Penelitian disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 4 perlakuan yaitu P0 (Pupuk kimia 100%), P1 (pupuk kimia 100% + pupuk hayati cair 100%), P2 (pupuk kimia 75% + pupuk hayati cair 100%), P3 (pupuk kimia 50% + pupuk hayati cair 100%) dan masing-masing perlakuan diambil sampel (tanah pada -7 HST, 50 HST dan 100 HST dan tanaman pada 5 HST, 20 HST, 35 HST, 50 HST dan 100 HST) secara diagonal sebanyak 5 titik. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sebagai kelompok. Data yang diperoleh diuji dengan uji Bartlett dan uji Tukey. Kemudian dilakukan analisis ragam dengan taraf 5% dan dilakukan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa pH dan P-tersedia tanah menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada perlakuan P3. C-organik tanah menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada perlakuan P0. N-total tanah menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada perlakuan P2, P1 dan P0. Tinggi tanaman dan jumlah anakan menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada perlakuan P1 dan P2. Bobot basah dan kering brangkasan menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada perlakuan P1. Bobot gabah, bobot 1000 butir dan bobot produksi padi menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada perlakuan P3.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 630 ?? |
| Divisions: | ?? ilmu_tanah ?? |
| Depositing User: | 2208315562 . Digilib |
| Date Deposited: | 18 Aug 2022 03:08 |
| Last Modified: | 18 Aug 2022 03:08 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/65094 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
