PENYUSUNAN RENCANA HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) BERDASARKAN EVALUASI PRE REQUISITE PROGRAM DAN IDENTIFIKASI CCP PADA PRODUKSI SINGKONG GORENG BEKU DI PT X

Aldo Pramuditho, 1814051048 (2022) PENYUSUNAN RENCANA HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) BERDASARKAN EVALUASI PRE REQUISITE PROGRAM DAN IDENTIFIKASI CCP PADA PRODUKSI SINGKONG GORENG BEKU DI PT X. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (130kB) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

HACCP merupakan sistem keamanan pangan yang efektif dalam mengeliminasi bahaya dan perlu diterapkan pada industri pengolahan produk pangan. PT X merupakan perusahaan yang memproduksi Singkong Goreng Beku. Perusahaan ini telah menerapkan program pre-requisite keamanan pangan yaitu GMP (Good Manufacturing Practices) dan SSOP (Sanitation Standard Operating Procedures), namun belum memiliki dokumen HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). HACCP diperlukan untuk meningkatkan kualitas mutu produk Singkong Goreng Beku. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pre requisite program, yaitu Good Manufacturing Practices dan Sanitation Standard Operating Procedures; dan mengetahui titik kendali kritis (CCP) pada proses produksi Singkong Goreng Beku di PT X. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan pengambilan data primer yaitu wawancara karyawan dan observasi langsung serta pengambilan data sekunder dengan melihat data perusahaan dan berbagai pustaka yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Evaluasi GMP menunjukkan adanya ketidaksesuaian pada proses produksi yaitu terdapat 3 ketidaksesuaian dengan rincian:aspek karyawan sebanyak 1 ketidaksesuaian, aspek fasilitas sanitasi sebanyak 1 ketidaksesuaian, dan aspek bangunan sebanyak 1 ketidaksesuaian; dan evaluasi SSOP menunjukkan adanya penyimpangan pada 2 kunci sanitasi, yaitu pencegahan kontaminasi silang dan proteksi dari bahan-bahan kontaminan; dan 2) CCP yang terdapat pada proses produksi Singkong Goreng Beku di PT X yaitu pada proses penerimaan dan pemeriksaan material, proses penggorengan, dan proses penyimpanan. Kata kunci: HACCP, Singkong Goreng Beku, PT X

Item Type: Other
Subjects: ?? 630 ??
Divisions: ?? THP ??
Depositing User: 2208563353 . Digilib
Date Deposited: 28 Sep 2022 00:13
Last Modified: 28 Sep 2022 00:13
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/66329

Actions (login required)

View Item View Item