Citra Adhiguna, 1815071043 (2022) IDENTIFIKASI PERUBAHAN SUHU PERMUKAAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG DENGAN CITRA LANDSAT 8 SEBAGAI PERTIMBANGAN PENATAAN PENGGUNAAN TANAH (STUDI KASUS: KOTA BANDAR LAMPUNG). Fakultas Teknik, Universitas Lampung.
|
Text
ABSTRAK_CITRA ADHIGUNA.pdf Download (57kB) | Preview |
|
|
Text
FULL_SKRIPSI_CITRA ADHIGUNA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text
FULL_SKRIPSI_TANPA_PEMBAHASAN_CITRA ADHIGUNA.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Pertumbuhan jumlah penduduk menyebabkan peningkatan penggunaan lahan yang dapat mengakibatkan perubahan suhu permukaan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan dan peningkatan suhu permukaan di Kota Bandar Lampung tahun 2014, 2018, 2021 serta untuk menganalisis pertimbangan penataan penggunaan tanah di Kota Bandar Lampung terhadap perubahan suhu berdasarkan RTRW 2021. Lokasi penelitian di Kota Bandar Lampung dengan luas wilayah 19.772 ha. Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari penentuan lokasi penelitian, persiapan peralatan, dan persiapan bahan penelitian. Perangkat yang digunakan dalam penelitian yaitu perangkat keras dan perangkat lunak seperti Software ENVI Versi 5.1, Perangkat lunak ArcMAP versi 10.8, dan IBM SPSS versi 20. Data dalam penelitian ini adalah data citra satelit landsat 5 ETM+ dan landsat 8 OLI/TIRS, data peta rupa bumi Indonesia, dan data peta administrasi Kota Bandar Lampung. Pengumpulan data menggunakan landsat 5 dan landsat 8, setelah itu dilakukan koreksi geometrik dan radiometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan suhu yang terjadi di Kota Bandar Lampung tahun 2014, 2018, dan 2021 cukup signifikan dengan suhu permukaan maksimum di tahun 2021 sebesar 31 °C, serta persebaran luas suhu permukaan semakin meningkat. Peningkatan suhu permukaan yang sangat tinggi dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah penduduk dan bangunan yang terbangun di setiap tahunnya. Pertimbangan yang dilakukan dalam pemberian izin penataan penggunaan tanah di Kota Bandar Lampung yaitu dengan dilakukan penataan mengenai ruang terbuka hijau khususnya di daerah perumahaan 52%, dan kawasan industri 7.55% dengan cara menanam pohon atau mewajibkan perumahan untuk membuka minimal 30% dari lahan terbangun dalam pertimbangan penataaan penggunaan tanah.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Universitas Lampung > Fakultas Teknik > Prodi Teknik Informatika |
| Divisions: | ?? geodesi ?? |
| Depositing User: | 2208151034 . Digilib |
| Date Deposited: | 29 Sep 2022 01:59 |
| Last Modified: | 29 Sep 2022 01:59 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/66377 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
