KEANEKARAGAMAN AMFIBI PADA LOKASI KEGIATAN PENURUNAN JEJAK EMISI KARBON (CARBON FOOTPRINT) PT. NESTLE INDONESIA DI KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPH) BATUTEGI

ANWAR, KHOIRONI (2022) KEANEKARAGAMAN AMFIBI PADA LOKASI KEGIATAN PENURUNAN JEJAK EMISI KARBON (CARBON FOOTPRINT) PT. NESTLE INDONESIA DI KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPH) BATUTEGI. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK_KHOIRONI ANWAR.pdf

Download (186Kb) | Preview
[img] File PDF
FULL SKRIPSI_KHOIRONI ANWAR.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1958Kb)
[img]
Preview
File PDF
FULL SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN_KHOIRONI ANWAR.pdf

Download (821Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Amfibi memiliki peranan sangat penting dalam suatu ekosistem. Secara ekologis amfibi memiliki sifat sensitif, sifat ini hanya dimiliki beberapa jenis amfibi yaitu terhadap suhu, perubahan lingkungan dan kelembapan yang sering kali digunakan sebagai bio-indikator kerusakan lingkungan. Amfibi juga berperan sebagai predator atau pemangsa konsumen primer dari serangga dan invertebrata lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman amfibi, mengetahui jenis amfibi yang mendominansi dan mengetahui peta persebaran amfibi. Lokasi penelitian di HKm KTH Harapan Sentosa dan KTH Margo Rukun KPH Batutegi, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung pada bulan November-Desember 2021. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) atau survei perjumpaan dikombinasikan dengan metode Line Transect (LT) dan metode Rapid Assessment (RA) untuk mendapatkan gambaran secara umum komposisi pada vegetasi dan juga perjumpaan satwa yang berada di vegetasi tersebut. Data primer yang digunakan berdasarkan observasi langsung di lapangan berupa data mengenai spesies-spesies herpetofauna yang dijumpai di lokasi. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dari jurnal, laporan ilmiah, dan laporan-laporan lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Spesies amfibi yang terdapat pada KPH batutegi memiliki tingkat keanekaragaman yang sedang dengan indeks nilai Shannon-Wiener 1,85455. Spesies amfibi yang ditemukan yaitu katak tegalan (Fajervarya limnocharis), kodok puru (Ingerophrynus parvus), kongkang jangkrik (Rana nicobariensis), katak sejati (Ranidae sp), kongkang kolam (Hylrana chaconata), bancet rawa (Occidozyga sumatrana), katak pohon bergaris (Polypedates leucomystax), kodok buduk (Bufo asper), katak sisi kasar (Hylarana glandulosa), kodok sawah (Fajervarya cancrivora). Spesies amfibi yang ditemukan termasuk dalam empat famili yaitu Ranidae, Bufonidae, Dicroglossidae, Rhapcophoridae, 2) Spesies amfibi yang mendominasi pada lokasi penelitian yaitu katak sejati (Ranidae sp) dan kongkang kolam (Hylrana chaconata), 3) Peta persebaran amfibi berdasarkan karakteristik landscape, ketinggian tempat dan jarak dari sungai. Sebaran amfibi paling banyak ditemukan di dekat sungai dengan jarak 0-50 m, dengan ketinggian 600-1000 mdpl dan tutupan lahan berupa pertanian lahan kering (agroforestri). Kata Kunci: amfibi, herpetofauna, KPH Batutegi, keanekaragaman amfibi Amphibians have an important role in the ecosystem. Ecologically, amphibians are sensitive, this trait is only possessed by several types of amphibians, namely to temperature, environmental changes and humidity which are often used as bio-indicators of environmental damage. Amphibians also act as predators or primary consumer predators of insects and other invertebrates. This study aims to determine the diversity of amphibians, determine the dominant type of amphibians and determine the distribution map of amphibians. The location of the research at HKm KTH Harapan Sentosa and KTH Margo Rukun KPH Batutegi, Tanggamus Regency, Lampung Province in November-December 2021. This research was conducted using the Visual Encounter Survey (VES) method or encounter survey combined with the Line Transect (LT) method and the Rapid Assessment (RA) method to obtain an overview of the composition of the vegetation and also the encounters of animals in the vegetation. The primary data used is based on direct observation in the field in the form of data on herpetofauna species found at the site. The secondary data used in this research are literature studies from journals, scientific reports, and other relevant reports. The results showed that 1) Amphibian species found in KPH Batutegi have a moderate level of diversity with an index value of Shannon-Wiener 1,85455. The amphibian species found were katak tegalan (Fajervarya limnocharis), kodok puru (Ingerophrynus parvus), kongkang jangkrik (Rana nicobariensis), katak sejati (Ranidae sp), kongkang kolam (Hylrana chaconata), bancet rawa (Occidozyga sumatrana), katak pohon bergaris (Polypedates leucomystax), kodok buduk (Bufo asper), katak sisi kasar (Hylarana glandulosa), kodok sawah (Fajervarya cancrivora). The amphibian species found belong to four families, namely: Ranidae, Bufonidae, Dicroglossidae, Rhapcophoridae. 2) The dominant amphibian species at the study site were katak sejati (Ranidae sp) dan kongkang kolam (Hylrana chaconata), 3) Amphibian distribution map based on landscape characteristics, altitude river location and distance. The distribution of amphibians is mostly found near rivers with a distance of 0-50 m, with an altitude of 600-1000 mdpl and land cover in the form of dry land agriculture (agroforestry). Keywords: amphibians, herpetofauna, KPH Batutegi, amphibian diversity

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika
500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 590 Ilmu hewan (zoologi)
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Kehutanan
Pengguna Deposit: 2208821220 . Digilib
Date Deposited: 29 Sep 2022 08:08
Terakhir diubah: 29 Sep 2022 08:08
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/66413

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir